Analisis Komunikasi Internal di Mano Cafe Tasikmalaya Jawa Barat
Abstract
Dalam sebuah organisasi, peran komunikasi sangat penting. Berjalannya suatu
komunikasi, khususnya komunikasi internal, dalam sebuah organisasi atau perusahaan adalah
salah satu faktor penting dalam keberlangsungan organisasi atau udaha tersebut. Oleh karena
itu semua elemen yang terlibat dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya dalam
organisasi atau perusahaan dituntut mampu menerapkan komunikasi internal yang baik, baik
dengan sesama orang yang ada di dalam organisasi atau di luar organisasi guna menciptakan
suatu kondisi kerja yang nyaman secara fisik maupun psikhis. Sayangnya, berdasarkan hasil
penelitian pendahuluan yang peneliti lakukan bahwa di Mano Café Tasikmalaya masih
menemukan kondisi di mana masih kadang terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi
atau penerimaannya.
Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu; memberikan gambaran tentang bagaimana
penerapan komunikasi internal, dan bagaimana proses komunikasi internal tersbut dilaksanakan
di Mano Café Tasikmalaya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan
analisis data melalui empat langkah analisis, yaitu mengumpulkan, mereduksi, mendisplay
data, dan mengambil keputusan berdasarkan data yang diperoleh melalui obeservasi,
wawancara, dan dokumentasi.
Penelitian yang dilakukan mendapatkan temuan penting yang berdasarkan fokus
penelitian yang dilakukan, yaitu penerapan dan proses komunikasi internal. Temuan yang
didapatkan adalah, pertama, komunikasi internal di Mano Café Tasikmalaya terjadi melalui tiga
arah, yaitu vertikal, horizontal, dan diagonal, baik secara terprogram maupun spontan. Ketiga
jenis komunikasi internal ini tidak bisa dilepaskan dari tujuan dan fungsi penerapannya. Tujuan
utamanya adalah penyampaian informasi dari para pelaku komunikasi tersebut, baik
penyampaian tugas, koreksi, maupun laporan. Sedangkan fungsinya terbagi dalam beberapa
fungsi, antara lain pelaporan, intruksi, perbaikan, dan menjalin hubungan yang baik di antara
para pelaku komunikasi. Kedua, proses komunikasi internal di Mano Café terjadi dengan dua
pendekatan, yaitu personal dan kelompok. Komunikasi jenis ini terjadi secara langsung dan
menggunakan media sosial. Tujuannya adalah sebagai bentuk sosialisasi, promosi, sekaligus
alat transaksi. Di samping itu juga secara internal, komunikasi ini berfungsi sebagai bentuk
penyampaian informasi, kordinasi, dan konsultasi. Dalam penerapan dan proses komunikasi
internal yang terjadi di Mano Café tidak akan terlepas dari adanya nilai tertentu, dalam hal ini
kelebihan dan kekurangannya.
Collections
- Communication [1420]
