• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Faculty of Law
    • Master of Public Notary
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Faculty of Law
    • Master of Public Notary
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tugas dan Tanggung Jawab Ahli Waris Dalam Penyelesaian Pekerjaan Notaris – PPAT Dalam Hal Notaris – PPAT Meninggal Dunia

    Thumbnail
    View/Open
    19921051.pdf (2.927Mb)
    Date
    2024
    Author
    Wanodya, Pinesthi Cahya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Notaris – PPAT dalam menjalankan masa jabatannya dapat berhenti atau diberhentikan dari jabatannya dikarenakan meninggal dunia. Dalam kasus Notaris – PPAT meninggal dunia ada kewajiban-kewajiban dari para ahli waris Notaris - PPAT atau keluarga dari Notaris – PPAT sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang wajib dilaksanakan oleh ahli waris Notaris atau keluarga. Penyerahan protokol dan pemberitahuan Notaris – PPAT meninggal dunia menjadi tanggung jawab dari ahli waris atau keluarganya sesuai dengan peraturan yang ada. Dalam hal Notaris – PPAT meninggal dunia masih meninggalkan pekerjaan yang belum terselesaikan, membutuhkan bantuan dari para pihak terkait dalam proses penyelesaiannya. Terdapat 2 (dua) permasalahan dalam penelitian ini yaitu tugas serta tanggung jawab ahli waris dan langkah ahli waris dalam menyelesaikan pekerjaan Notaris – PPAT beserta kendala – kendala yang muncul dalam proses penyelesaiannya. Metode yang dipakai dalam penulisan tesis ini adalah penelitian hukum normatif dengan mengumpulan data secara studi pustaka (library research), dan hukum empiris dengan melakukan observasi langsung. Hasil penelitian tesis ini menyimpulkan bahwa pekerjaan Notaris – PPAT yang meninggal dunia terbagi menjadi 2 (dua) yaitu pekerjaan yang dapat diselesaiakan dan tidak dapat diselesaikan oleh ahli waris. Pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan oleh ahli waris berkaitan dengan kewenangan jabatan Notaris – PPAT, sedangkan pekerjaan yang dapat diselesaikan oleh ahli waris berupa kewajiban ahli waris sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta pekerjaan yang tidak membutuhkan pembuatan akta – akta otentik. Dalam proses penyelesaiaan pekerjaan tersebut muncul kendala yang perlu diselesaikan oleh ahli waris yaitu, melaporkan dan mempesiapkan protokol Notaris – PPAT, melengkapi kekurangan berkas dan syarat yang diperlukan untuk proses penyelesaiaan pekerjaan, menyelesaikan pekerjaan yang ditolak oleh Notaris – PPAT pengganti secara mandiri, mempersiapkan biaya untuk proses penyelesaiaan pekerjaan kepada para pihak terkait. Saran yang diberikan berdasarkan penelitian ini adalah perlu peran serta dari Ikatan Notaris Indoesia (INI), Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), dan BPN setempat untuk memberikan edukasi dan sosialiasi baik kepada Notaris – PPAT maupun kepada keluarga dari Notaris – PPAT, serta diperlukan bantuan dari para Notaris – PPAT unutk ikut berperan membantu dan mengarahkan ahli waris dalam memproses penyelesaiaan pekerjaan dari Notaris – PPAT yang meninggal dunia karena terdapat perbuatan hukum dan akta – akta otententik yang hanya dapat diselesaikan oleh Notaris – PPAT di daerah setempat. Pendampingan dari INI, IPPAT, dan BPN setempat tersebut kepada ahli waris juga sangat diperlukan karena banyak ahli waris yang tidak mengetahui mengenai peraturan perundang – undangan, langkah, dan proses penyelesaian pekerjaan yang perlu dijelaskan kepada para pihak terkait yang sebelumnya telah melakukan proses dengan Notaris – PPAT meninggal dunia. diharapkan dengan adanya pendampingan dari pihak – pihak tersebut dapat meminimalisir terjadinya kendala – kendala lain yang akan muncul dikemudian hari.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/48195
    Collections
    • Master of Public Notary [142]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • Implementasi Pembinaan Notaris oleh Majelis Kehormatan Notaris dan Majelis Pengawas Notaris Berdasar Undang-Undang Jabatan Notaris 

      17921098 S Rijal Khalis (Universitas Islam Indonesia, 2020)
      Tesis ini menulis tentang Implementasi Pembinaan Notaris Oleh Majelis Kehormatan dan Majelis Pengawas Notaris berdasarkan UUJN. Masalah yang dirumuskan adalah, pertama: Apakah pembinaan Notaris yang dilakukan oleh Majelis ...
    • Turning the Substitute Notary Into an Acting Notary Upon the Death of the Notary Public 

      Fadhlurrohman, M. Dani (FH UII Press, 2021-07)
      This research aims to examine the possibility to turn the Substitute Notary into an Acting Notary upon the death of the Public Notary. The study is formulated based on the following research problems, namely, first, ...
    • Perubahan Status Notaris Pengganti Menjadi Pejabat Sementara Notaris Ketika Notaris Yang Digantikannya Meninggal Dunia 

      M. DANI FADHLURROHMAN (Universitas Islam Indonesia, 2021-05-07)
      Adapun penelitian ini berjudul “Perubahan Status Notaris Pengganti Menjadi Pejabat Sementara Notaris Ketika Notaris yang Digantikannya Meninggal Dunia” dengan rumusan masalah yaitu pertama apakah serta merta Notaris ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV