• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Sudut 12.5 Derajat Rubber Mold Terhadap Tingkat Keterisian Produk SPIN Casting

    Thumbnail
    View/Open
    18525061.pdf (4.878Mb)
    Date
    2023
    Author
    Ramadhan, Muhammad Ilham
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Spin casting merupakan suatu metode pengecoran dengan menggunakan gaya sentrifugal, dimana gaya sentrifugal dari mesin spin casting yang akan mendorong lelehan logam untuk memenuhi setiap bagian detail permukaan di lubang cetakan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dari spin casting seperti temperatur cetakan, suhu material pengecoran, kecepatan putar serta viskositas logam cair yang akan dicetak. Faktor sudut runner pada cetakan rubber mold juga dapat mempengaruhi hasil produk dari spin casting. Runner yang digunakan dalam metode spin casting pada umumnya menggunakan runner datar atau runner dengan sudut 0 derajat. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh sudut 12.5 derajat cetakan rubber mold terhadap distribusi material dalam cetakan dan kualitas produk yang dihasilkan. Sudut 12.5 derajat didapatkan dari tinggi maksimal dari ruang mesin vulkanisir. Bahan utama yang digunakan yaitu akrilik dengan ketebalan 10 mm yang ditumpuk sebanyak 5 lapis akrilik pada bagian bawah dan 4 lapis akrilik pada bagian atas dengan bentuk yang mengerucut. Kemudian dilakukan penggabungan part dengan cara direkatkan satu sama lain dengan menggunakan lem khusus akrilik, sehingga menjadi satu bagian, setelah itu melakukan pendempulan pada akrilik. Hal tersebut bertujuan agar meratakan kemiringan pada alat penyudut rubber mold dan tahap terakhir dilakukan pengamplasan agar hasilnya rata dan halus. Setelah alat penyudut selesai dibuat, selanjutnya dilakukan proses vulkanisir silicone rubber mold menggunakan master hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen atau percobaan secara langsung. Parameter variasi kecepatan pada proses spin casting yang digunakan yaitu dengan kecepatan 700 rpm, 750 rpm, dan 800 rpm dengan arah putar CW. Tekanan yang digunakan adalah 40 psi dan 50 psi dengan waktu putar 20 detik, dimana parameter tersebut didapatkan dari penelitian terdahulu. Dari hasil percobaan yang dilakukan, diketahui bahwa: (1) Untuk membuat silicon rubber mold dengan sudut 12.5 derajat, diperlukan akrilik dengan ketebalan 10 mm sebagai bahan utama. Kemudian dilakukan proses pemotongan menggunakan mesin laser cutting sesuai dengan desain, disusun hingga berundak serta direkatkan menggunakan lem akrilik. Untuk meratakan akrilik yang berundak, dilakukan proses pendempulan agar membentuk sudut 12.5 derajat dan tahap terakhir dilakukan pengamplasan untuk mendapatkan permukaan yang lebih rata. (2) Massa spesimen dengan sudut 0 derajat memiliki massa lebih besar dibandingkan dengan sudut 12.5 derajat hal tersebut dikarenakan zinc alloy pada saat masuk ke dalam cetakan akan melawan arah gaya gravitasi akibat adanya sudut, sehingga terjadi penghambatan pada saat mendistribusikan cairan zinc ke dalam cetakan rubber mold.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/47653
    Collections
    • Mechanical Engineering [753]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV