| dc.description.abstract | Pembiayaan merupakan aspek penting dalam perbankan syariah, karena pendapatan utama
bank syariah berasal dari pembiayaan. Terdapat dua skema utama dalam pembiayaan, yaitu
pembiayaan margin keuntungan (PMF) yang berbasis jual beli, dan pembiayaan bagi hasil
(PSF) yang berbasis keuntungan nasabah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi kedua skema pembiayaan tersebut. Dalam penelitian ini,
faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari dana pihak ketiga (DPK), risiko pembiayaan
yang diukur dengan non performing financing (NPF), risiko likuiditas yang diukur dengan
financing to deposit ratio (FDR), permodalan yang diukur dengan capital adequacy ratio
(CAR), dan risiko operasional yang diukur dengan rasio beban operasional terhadap
pendapatan operasional (EIR). Populasi penelitian ini adalah bank syariah di Indonesia yang
berjumlah 13 bank dengan sampel 6 bank syariah. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi
data panel. Setelah dilakukan pengujian model, ternyata model yang terbaik adalah model
fixed effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPF berpengaruh positif terhadap semua
skema pembiayaan (PMF dan PSF). EIR juga memiliki pengaruh yang signifikan namun
negatif terhadap kedua skema pembiayaan tersebut. Sementara itu, NPF dan EIR berpengaruh
negatif terhadap PMF namun tidak berpengaruh terhadap PSF, dan FDR tidak berpengaruh
terhadap kedua skema pembiayaan tersebut. | en_US |