Show simple item record

dc.contributor.authorAHMAD ALFIN
dc.date.accessioned2023-04-05T03:38:30Z
dc.date.available2023-04-05T03:38:30Z
dc.date.issued2023-01-11
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/43105
dc.description.abstractRuas jalan Kertek-Kepil Wonosobo merupakan jalan alternatif di Wonosobo yang menghubungkan KSPN Borobudur maupun dengan Waduk Bener dan bandara New Yogyakarta Airport. Akibatnya tingkat lalulintas harian kendaraan yang melalui jalan ini cukup tinggi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi geometrik jalan berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan No.13 / P / BM / 2021 dan kondisi perkerasan jalan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Data primer dalam penelitian ini berupa pengukuran profil geometrik jalan dan pengukuran kerusakan jalan, sedangkan data sekunder diperoleh dari google earth berupa data peta jalan. Berdasarkan dari pengamatan yang dilakukan pada ruas jalan Kertek – Kepil Wonosobo sepanjang 2000 m terdapat 6 tikungan, dengan jarak pandang henti (JPH) sebesar 59,302 m, jarak pandang mendahului (JPM) 295,86 m yang belum memenuhi Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 yaitu jarak pandang henti (JPH) sebesar 69 m dan jarak pandang mendahului (JPM) sebesar 345 m untuk kecepatan 50 km/jam. Pelebaran perkerasan jalan pada tikungan diperoleh 1,39 meter (0,69 m sisi kanan dan 0,69 m sisi kiri). Seluruh tikungan berjenis S-CS. Berdasarkan analisis kerusakan jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) sepanjang 2000 m nilai density sebesar 53,65 (sedang/fair), dimana tingkat keparahan kerusakan ruas jalan Kertek-Kepil adalah excellent 5% (2 unit segmen), very good 18% (7 unit segmen), good 38% (15 unit segmen), fair 8% (3 unit segmen), poor 30% (12 unit segmen) dan failed 3% (1 unit segmen). Terdapat 11 jenis kerusakan, tetapi yang dominan adalah patching dengan luas total 427,77 m2 atau 26,57%. Aligator cracking dengan luas total 306,71 m atau 19,05. Rutting dengan luas total 238,13 m2 atau 14,79% dan Block cracking dengan luas total 204,56 atau 12,71%. 2 Untuk memperbaiki kerusakan dan bentuk geometrik jalan Kertek-Kepil Wonosobo KM 65+500 – 67+500 ini harus dilakukan pelebaran jalan terutama di tikungan dan melengkapi bagian pelengkap jalan. Berdasarkan hasil analisis PCI nilai kondisi struktur perkerasan sebesar 53,65% sedang (fair), dan sebanyak 30% dalam kondisi poor dan 3% dalam kondisi failed maka diperlukan rekonstruksi pada segmen yang yang failed dan pada segmen poor dilakukan overlay.en_US
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.titleEvaluasi Geometrik Jalan Berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan No. 13 / P / Bm / 2021 Dan Kondisi Perkerasan Dengan Metode Pci (Pavement Condition Index) Pada Ruas Jalan Kertek-Kepil Km 65+500 – 67+500 Wonosoboen_US
dc.Identifier.NIM19914039


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record