• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Integrasi Sistem Pengambilan Gambar Mikroskopis Untuk Deteksi Bakteri Mycobacterium Tuberculosis Secara Otomatis

    Thumbnail
    View/Open
    18917202.pdf (8.013Mb)
    Date
    2023-02
    Author
    AGUS DARMAWAN
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kemenkes RI saat ini sedang menjalankan program untuk mencapai eliminasi Tuberculousis (TB) pada tahun 2030. Pada tingkat Puskesmas, penegakan diagnosis TB menggunakan pemeriksaan BTA. Pada proses ini, dahak pasien disiapkan dalam bentuk preparat dan diamati oleh analis laboran melalui lensa mikroskop. Proses pelaporan untuk keperluan penegakkan diagnosa ini memerlukan perhitungan jumlah dari bakteri TB dalam 100 lapang pandang per-preparat. Proses pengamatan mikroskopis manual semacam ini melelahkan dan hasil pembacaan bersifat subjektif. Penelitian ini menawarkan desain integrasi pengambilan gambar mikroskopis secara otomatis dengan sistem deteksi bakteri TB yang terintegrasi dengan komputer. Proses pengambilan gambar secara otomatis diperoleh dengan bantuan motor penggerak yang ditambahkan pada mikroskop. Dengan penambahan motor penggerak ini, proses pengambilan gambar mikroskopis untuk 100 lapang pandang membutuhkan waktu ±450 detik. Dari proses integrasi ini, terlihat potensi sistem yang diusulkan dapat mengurangi kelelahan kerja analis laboran dalam melakukan pengamatan mikroskopis secara manual. Sistem deteksi bakteri TB memanfaatkan prinsip kerja bidang teknik pengolahan citra melalui penggabungan metode color-deconvolution, segmentation, dan countour-detection. Nilai komparasi deteksi objek TB sistem dengan pakar menghasilkan nilai sensitifitas sebesar 77% dan nilai spesifisitas sebesar 68%. Rendahnya rate deteksi ini dikarenakan citra yang diperoleh masih banyak yang kabur. Sehingga, perlu investigasi lebih lanjut dalam menentukan laju pergerakan motor penggerak dan timing yang tepat untuk pengambilan gambar mikroskopis, supaya citra yang dihasilkan tidak kabur. Hasil akhir yang menjadi fokus dari penulisan ini ialah keberhasilan integrasi sistem yang dilakukan antara sistem penggerak motor pada dudukan preparat dengan sistem deteksi bakteri TB untuk menjadi satu kesatuan sistem.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/43084
    Collections
    • Master of Informatics [380]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV