• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Impulsive Buying Dengan Penyesalan Pasca Pembelian Dalam Membeli Pakaian Bekas Impor Secara Daring

    Thumbnail
    Date
    2023-01-12
    Author
    MARYAM NURUL IZZAH SYAHRIZAL
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara Impulsive Buying dengan penyesalan pasca pembelian dalam membeli pakaian bekas impor secara daring. Hipotesis awal dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara Impulsive Buying dengan penyesalan pasca pembelian dalam membeli pakaian bekas impor secara daring. Skala yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Post Purchase Consumer Regret (PPCR) untuk skala penyesalan pasca pembelian yang disusun oleh Seung Hwan Lee dan June Cotte (2009) dan skala Impulsive Buying yang disusun oleh Dennis W. Rook dan Robert J. Fisher (1995) yang telah diadaptasi dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 216 orang yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan berumur 17-24 tahun. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik metode analisis korelasi ProductMoment Pearson. Hasil dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara Impulsive Buying dengan penyesalan pasca pembelian dalam membeli pakaian bekas impor secara daring. Hubungan tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis, yaitu pada nilai koefisien korelasi sebesar 0.003 dengan nilai p = 0.480 (p > 0.05). Setelah peneliti melakukan analisis tambahan, didapatkan hasil uji korelasi pada status kerja bahwa tidak terdapat hubungan antara impulsive buying dan penyesalan pasca pembelian. Kemudian untuk hasil uji beda berdasarkan status kerja didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan tingkat impulsive buying pada subjek berdasarkan status kerja. Hal ini didukung dari hasil wawancara tambahan yang dilakukan peneliti. Subjek yang tidak merasakan penyesalan pasca pembelian merupakan pembeli yang terbiasa melakukan thrifting sehingga sudah bisa membedakan pakaian bekas impor yang meyakinkan dan tidak meyakinkan untuk dibeli. Kemudian subjek juga tidak merasa dirugikan karena harga pakaian bekas impor tersebut tergolong murah bagi subjek. Selain itu, penyebab tidak terbuktinya hipotesis dari penelitian ini adalah karena subjek yang terlalu heterogen atau terlalu variatif.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42441
    Collections
    • Psychology [2579]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV