• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Mitigasi Risiko Pada Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan Short Time Domestic Pada Departemen Logistics Service Menggunakan Metode Fmea, Hirarc, Dan Var (Studi Kasus Pt. Krakatau Argo Logistics)

    Thumbnail
    View/Open
    18522225.pdf (4.352Mb)
    Date
    2022-10-14
    Author
    GHANI BAYU PRANADITYA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT Krakatau Argo Logistics adalah sebuah perusahaan yang beroperasi dalam bidang jasa usaha transportasi Multimoda menawarkan pekerjaan pengangkutan atau pengiriman barang alat berat. Pekerjaan pengiriman barang khususnya pekerjaan short time project domestic diemban pada departemen logistics services. Dimana dalam pekerjaan ini menggunakan trailer dan dumptruck dalam pengirimannya mengalami suatu permasalahan, yaitu keterlambatan hingga kegagalan penyelesaian pekerjaan. Sejak bulan September 2021 dengan adanya kebijakan baru membuat intensitas pekerjaan meningkat hingga 70,59% periode Juli – September 2021. Akan tetapi, hal tersebut tidak sejalan dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Tindakan tersebut mengakibatkan kerugian pada perusahaan. Sebagai akibatnya, perlu dilakukan evaluasi dan pemahaman atas risiko yang akan terjadi dan tindakan pengurangan dampak risiko untuk meminimalkan kerugian yang timbul. Berdasarkan identifikasi risiko dengan wawancara bersama Manager Departemen Logistics Services didapatkan bahwa sumber pontensi kegagalan dibagi dalam 4 sub kriteria dan pekerjaan langsung dilapangan. Perhitungan dengan metode FMEA didapatkan risiko 6 risiko dengan potensi risiko yang memerlukan tindakan mitigasi, yaitu R3, R7, R8, R2, R1, dan R9. Sedangkan pada hasil dari metode HIRARC pada analisis potensi hazard di pekerjaan lapangan, yaitu 19 risiko yang mempunyai Level Low dan 8 risiko yang memiliki Level Moderate. Dimana dengan usulan perbaikan, 8 level Moderate telah menjadi level low. Selain itu dengan menghitung seberapa besar kerugian dalam rupiah, menggunakan metode VaR pada Sub Kriteria Potensi Risiko didapatkan dengan rentang waktu sebanyak 6 bulan (Maret 2022 - Agustus 2022) didapatkan dengan tingkat keyakinan 95% kemungkinan terjadinya kerugian sebesar Rp3,605,965 pada kegagalan proses, Rp108,880,236 pada kegagalan eksternal, Rp33,840,988 pada kegagalan internal, Rp181,751 pada kegagalan human, dan Rp467,368 pada kegagalan aktivitas di lapangan. Sedangkan hanya 5% kemungkinan akan biaya kerugian akan lebih besar dari itu.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42365
    Collections
    • Industrial Engineering [2908]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV