• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra Rancangan Pabrik Asam Laktat Dari Molase Dengan Kapasitas 5.000 Ton/Tahun

    Thumbnail
    View/Open
    18521074.pdf (4.092Mb)
    Date
    2022-11-17
    Author
    ADDINA FAUZIA DEVI
    FAUZAN, 18521207
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Asam laktat adalah pelarut alami yang digunakan sebagai bahan pembersih logam. Pada industri farmasi, asam laktat digunakan sebagai pengental dan salah satu bahan dalam pembuatan tablet. Penggunaan asam laktat pada produk kosmetika juga ditemui sebagai pelembab kulit yang mampu memperbaiki kulit kering, menghilangkan bekas jerawat, memperbaiki warna kulit, dan mencegah kerusakan jaringan kulit. Sebanyak 70% dari total asam laktat yang diperdagangkan digunakan dalam makanan dan pengolahan makanan sebagai pengatur pH, bahan pengawet dan buffer agent. Indonesia dikenal sebagai eksportir molase dunia. Sejak 1980 hingga 2016, rata-rata ekspor molase Indonesia mencapai 459.910 ton per tahun dengan rata-rata pertumbuhan 16,36% per tahun. Negara yang menjadi tujuan ekspor molase Indonesia ada Jepang, Timor Leste, dan Inggris. Hal ini menunjukkan bahwa produksi molase di Indonesia sangat melimpah maka perlu untuk memanfaatkan molase ini menjadi produk lain yang lebih tinggi mutu dan kualitasnya sehingga akan menaikkan harga jual. Asam laktat merupakan salah satu produk yang dapat dibuat dari bahan baku molase. Sukrosa yang terkandung pada molase akan dihidrolisis pada suhu 60˚C untuk mendapatkan glukosa dan fruktosa. Glukosa dan fruktosa akan difermentasi oleh bakteri L. delbrueckii pada fermentor dengan suhu 40˚C. Konsentrasi asam laktat ditingkatkan dengan proses evaporasi pada double effect evaporator hingga diperoleh asam laktat dengan konsentrasi 85%. Pabrik asam laktat yang tergolong low risk ini akan didirikan di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, dengan modal tetap sebesar $18.777.456,69 dan modal kerja sebesar $13.082.182. Analisis kelayakan menunjukkan ROI before tax 32,42%, ROI after tax 25,93%, POT before tax 2,5 tahun, POT after tax 2,9 tahun, BEP 45,91% , SDP 29,22%, dan DCFRR 16,52%. Berdasarkan evaluasi ini, pabrik dinilai menarik dan layak untuk dikaji lebih lanjut.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42362
    Collections
    • Chemical Engineering [1334]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV