• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Gabungan Proses Elektroflotasi-Biokoagulasi Dengan Koagulan Alami Biji Lamtoro (Leucaena Leucocephala) Dan Biji Melon (Cucumis Melo L) Untuk Pengolahan Air Gambut

    Thumbnail
    Date
    2022-11-24
    Author
    NADIA RIPKI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan pengolahan air gambut menggunakan gabungan proses elektroflotasi- biokoagulasi menggunakan biji lamtoro (Leucaena leucocephala) dan biji melon (Cucumis melo L). Optimasi proses elektroflotasi dilakukan menggunakan variasi tegangan 11, 21 dan 31 VY. Dengan metode segementasi pada permukaan elektroda menggunakan DinoCapture. Karakterisasi biokoagulan dilakukan menggunakan uji proksimat dan FTIR. Evaluasi kinerja biokoagulan dilakukan dengan angka SVI dan SM menggunakan dosis 0,5; 1 dan 1,5 g yang dibandingkan dengan PAC. Parameter keberhasilan proses meliputi kekeruhan, TDS, pH, intensitas cahaya dan konsentrasi logam Fe. Hasil FTIR menunjukkan adanya interpretasi gugus N-H tipe B, I dan II] yang menunjukkan adanya kandungan protein dan hasil proksimat menunjukkan biji lamtoro dan biji melon mengandung 25,32% dan 33,29% protein. Proses elektroflotasi dengan tegangan optimum 21 V meningkatkan kekeruhan, TDS dan intesitas cahaya berturut-turut sebesar 6,6%; 40,1 dan 29,2%. Kinerja optimum biji lamtoro yakni pada dosis 0,5 g dapat menurunkan kekeruhan 89,7% dan meningkatkan pH menjadi 6,5 serta intensitas cahaya 72,3%. Kinerja optimum biji melon yakni pada dosis 0,5 g dapat menurunkan kekeruhan 92,5% dan meningkatkan pH menjadi 7 serta intensitas cahaya 61,35%. Sedangkan gabungan proses elektroflotasi-biokoagulasi mampu menurunkan kekeruhan 96,7% dan 95,6%, meningkatkan pH menjadi 6,5 dan 7,4 serta meningkatkan intensitas cahaya 94,8% dan 69,2% menggunakan biji lamtoro dan melon secara berturut. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gabungan proses elektroflotasi-biokoagulasi lebih efektif dibandingkan dengan proses itu sendiri.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/41930
    Collections
    • Chemistry Education [370]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV