• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi Sediaan Nanoemulsi Dari Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Tenuiflorum L.) Sebagai Bahan Aktif Serum Antioksidan

    Thumbnail
    View/Open
    18612055.pdf (312.2Kb)
    Date
    2022-08-16
    Author
    FAJRIRIN MUSFIRATU YS
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peningkatan stress oksidatif akibat radikal bebas memberikan dampak negatif terhadap penuaan kulit. Radikal bebas dapat dihambat dengan senyawa kimia yang memiliki aktivitas antioksidan. Sediaan nanoemulsi dengan bahan aktif yang memiliki aktivitas antioksidan berpotensi untuk dikembangkan dalam produk perawatan kulit karena memiliki ukuran partikel yang kecil sehingga meningkatkan efektivitas. Pembuatan nanoemulsi dikembangkan dalam bentuk sediaan bahan aktif serum antioksidan dengan teknologi nanopartikel SNEDDS (Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak, formula sediaan nanoemulsi dan aktivitas antioksidan serta ukuran partikel sediaan nanoemulsi kemangi. Tahapan penelitian meliputi: (1) Ekstraksi daun kemangi dengan metode destilasi uap-air dan MAE, (2) Karakterisasi ekstrak daun kemangi, (3) Uji fitokimia ekstrak daun kemangi, (4) Uji pereaksi geser ekstrak daun kemangi, (5) Uji antioksidan ekstrak (6) Formulasi sediaan nanoemulsi, (7) Karakterisasi sediaan nanoemulsi meliputi pH, viskositas, trasmitansi, dan ukuran partikel, serta (8) pengujian sediaan nanoemulsi yaitu uji aktivitas antioksidan, uji iritasi dan uji stabilitas. Hasil menujukkan bahwa : (1) Rendemen minyak atsiri dan ekstrak daun kemangi yaitu 0,21% dan 5,31%, (2) Senyawa utama minyak atsiri yaitu geranial (49,65%); massa jenis 0,89; indeks bias 1,482; ekstrak daun kemangi mengandung senyawa 7-hidroxy-6,8dimetoxycoumarin dan isopentenyl flavonoid. (3) Uji fitokimia ekstrak menunjukkan hasil positif flavonoid, alkaloid, fenolik dan saponin. (4) uji geser ekstrak menghasilkan senyawa dugaan 6,7-dihidroxy auron (5) aktivitas antioksidan ekstrak daun kemangi yaitu IC50 118.67 ppm (6) Formula sediaan nanoemulsi dibuat dengan variasi bahan aktif pada rasio (0,2; 0,6; 1) dengan variabel tetap tween-20, kosurfaktan, capryol 90 dengan perbandingan rasio (2,5; 1; 1,5). (7) Pada sediaan F1 memiliki pH 5,71, transmitansi 75%, dengan viskositas 25,6 dan ukuran partikel 147,3 nm; sediaan F2 memiliki pH 5,78, transmitansi 53.8%, dengan viskositas 33,98 dan ukuran partikel 164,4 nm; sediaan F3 memiliki pH 5,74, transmitansi 44,3%, dengan viskositas 53,16 dan ukuran partikel 153,4 nm (8) aktivitas antioksidan sediaan F1 4405,789 ppm; F2 1934,833 ppm dan F3 698,5352 ppm dengan ketiga formula yang stabil dan tidak menunjukkan adanya iritasi. Sediaan nanoemulsi pada penelitian ini tidak direkomendasikan sebagai bahan aktif pembuatan serum antioksidan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/40346
    Collections
    • Chemistry Education [376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV