• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    EVOPAS : Portabel Energi Berbasis Panel Surya Sebagai Sumber Energi Listrik Saat Darurat Bencana

    Thumbnail
    View/Open
    18524104.pdf (1.727Mb)
    Date
    2022-07-15
    Author
    MUHAMMAD WAHYU FAUZI
    MOCH. LUKMAN ARIANSYAH
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bencana alam cukup sering terjadi di wilayah indonesia misalnya saja bencana gunung meletus, tsunami, gempa bumi, dan banjir. Hal tersebut dikarenakan wilayah indonesia berada diantara tiga lempeng tektonik dunia (Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik). Bencana yang sering terjadi menyebabkan kerugian materi misalnya kerusakan bangunan serta menghambat pasokan kebutuhan sandang, pangan dan salah satu kebutuhan primer contohnya kebutuhan energi listrik. Terhambatnya kebutuhan energi listrik pasca bencana alam menyebabkan mobilitas masyarakat terganggu misalnya penerangan pada malam hari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan perancangan sistem energi portabel berbasis panel surya yang merupakan alat konversi energi sinar matahari menjadi energi listrik dan saving energi untuk memenuhi kebutuhan sementara pasca terjadinya bencana alam. Cara kerja dari alat tersebut adalah dengan mengkonversi sinar matahari menjadi energi listrik, yang kemudian energi listrik tersebut disimpan pada baterai. Energi listrik yang disimpan oleh baterai nantinya akan disalurkan untuk kebutuhan penerangan serta kebutuhan penggunaan listrik lainnya pada tempat pengungsian korban bencana alam. Dengan begitu sistem tersebut dapat bermanfaat untuk mensuplai energi listrik secara sementara hingga pasokan listrik utama dapat beroperasi secara normal. Dalam perancangan alat tersebut terdapat perbedaan antara desain rancangan sistem awal dengan realisasinya. Hal ini dikarenakan kebutuhan listrik pada tempat kamp pengungsian membutuhkan pasokan energi yang cukup besar sehingga diperlukan kapasitas penyimpanan yang besar. Penyaluran energi listrik juga jadi pertimbangan karena dibutuhkan penyaluran yang lebih efisien agar dapat mengoptimalkan penggunaannya, sehingga terdapat beberapa komponen yang diharuskan untuk dirombak. Meskipun begitu, 80% realisasi sistem alat sesuai dengan desain rancangan awalnya, sehingga tetap dapat menyelesaikan permasalahan pasokan daya listrik pada wilayah yang terkena bencana alam.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/40336
    Collections
    • Electric Engineering [889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV