• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    GACOR (Gastric Acid Detector): Inovasi Alat Pengukurtingkat Asam Lambung Berbasis Sensor Ph

    Thumbnail
    View/Open
    18524061.pdf (3.966Mb)
    Date
    2022-06-25
    Author
    TAUFAN MAULANA PUTERA
    DWIKI AKMAL MURAD
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    GERD merupakan suatu keadaan patologis di mana cairan asam lambung mengalami refluks sehingga masuk ke dalam esofagus dan menyebabkan gejala. Berbagai gejala akibat keterlibatan esofagus, faring, laring dan saluran napas. Sehingga gejala yang dialami oleh penderita akan mengalami sensasi rasa terbakar di dada, sulit menelan, mual, bau mulut, mengeluh mulas dan regurgitasi. Biasanya penderita GERD didiagnosa hanya melalui anamnesis, sedangkan pH asam lambung tidak dilakukan pengukuran. Ada pun biasanya menggunakan pemeriksaan endoskopi untuk mengukur pH asam lambung. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kebutuhan untuk menyelesaikan masalah adalah membuat alat yang dapat mengukur pH asam lambung tidak semahal pemeriksaan endoskopi, pemeriksaan yang non invasif, dan tidak harus dengan bantuan tenaga medis. Mengusung penggunaan yang mudah, menggunakan sensor pH untuk mendeteksi cairan saliva. Maka kami mengusulkan GACOR (Gastric Acid Detector): Inovasi Alat Pengukur Tingkat Asam Lambung Berbasis Sensor pH. Menggunakan sensor pH ini nantinya untuk mengukur cairan saliva, sensor pH akan mendeteksi nilai keasaman melalui mekanisme pertukaran ion elektronik dan lautan terukur. Pertukaran ion tersebut akan menciptakan aliran listrik sehingga akan diperoleh tegangan. Agar semakin akurat tegaknya diagnosa, kami juga menggunakan dua kuesioner; GERD-Q dan Pola makan untuk mengetahui kondisi tubuh dari subjek. Dalam proses perancangannya terdapat beberapa perbedaan antara desain rancangan awal sistem dengan realisasinya. Perubahan terjadi karena mendapatkan referensi-referensi terbaru yang membantu mendukung kemajuan sistem alat kami. Lalu saran serta masukan dari dosen pembimbing yang membantu kami dalam merealisasikan alat ini. Walaupun begitu, 85% realisasi sistem sesuai dengan desain rancangan awalnya. Alat kami GACOR, mampu mengukur dengan batas toleransi 3% dengan stabilitas pengukuran 30 s. Hasil yang didapatkan pada penelitian kami, dari 25 subjek yang berpotensi menderita GERD terdapat 5 orang. Nilai cairan saliva rata-rata dari stimulan puasa 1 jam sebesar 3.88, makan gorengan 3.88 dan minuman bersoda 3.81. Sedangkan untuk kuesioner pola makan, dari 25 subjek, total yang mempunyai pola makan buruk sebesar 18 orang, ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang mempunyai pola makan baik hanya 8 orang. Alat kami berdampak positif untuk masyarakat awam, dengan penggunaan yang mudah, dan tanpa harus dibantu tenaga kesehatan. Dampak ekonomi dari implementasi sistem terhadap penggunaan secara umum dan Lebih murah dibandingkan pemeriksaan endoskopi. Komponen alat yang murah dan mudah ditemui (sensor, dll). Tidak ada biaya berkelanjutan untuk pemeriksaan seperti pasca pemeriksaan endoskopi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/40321
    Collections
    • Electric Engineering [892]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV