• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Remediasi Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (Pah) Air Gambut Dengan Metode Elektroflotasi-Biokoagulasi Menggunakan Biji Ketapang (Terminalia Catappa)

    Thumbnail
    View/Open
    16612022.pdf (144.7Kb)
    Date
    2022-06-27
    Author
    NADJIB MUBARAQ
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan pengolahan air gambut dengan proses elektroflotasi-biokoagulasi menggunakan biokoagulan biji ketapang (Terminalia catappa). Optimasi proses elektroflotasi dilakukan dengan tegangan 11 V menggunakan elektroda tembaga selama 30 menit. Penentuan tegangan optimum dilakukan dengan menghitung jumlah gelembung gas H2 dan O2 yang terbentuk pada permukaan elektroda. Verifikasi metode tersebut dilakukan dengan menggunakan free software ImageJ. Karakterisasi biokoagulan dilakukan dengan analisis proksimat dan FTIR untuk menentukan gugus fungsi penyusun protein pada biji ketapang. parameter kinerja biokagulan ditentukan dengan variasi dosis 0,50 – 2.00 g dengan interval kenaikan sebesar 0,25 g, sedangakan evaluasi kinerja proses biokoagulasi dilakukan melalui angka turbiditas, total disolved solids (TDS), kadar konsentrasi logam Fe, pH dan intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukan terdapat kandungan protein pada biji ketapang sebesar 33,785% yang dikuatkan dengan analisis menggunakan spektra FTIR. Proses biokoagulasi optimum dengan dosis 1,0 g biji ketapang menunjukan penurunan nilai TDS sebesar 29,0 mg/L, turbiditas sebesar 22,2 NTU dan intensitas cahaya sebesar 550 lux pada pH 5,8. Penurunan konsentrasi PAH pada proses tunggal elektroflotasi sebesar 0,019 mg/L dan pada proses tunggal biokoagulasi sebesar 0,033 mg/L. Sedangkan penurunan konsentrasi PAH pada gabungan proses elektroflotasi-biokoagulasi sebesar 0,017 mg/L. Konsentrasi logam Fe dalam larutan menunjukkan kenaikan sebesar 0,538 mg/L dari konsentrasi awal 0,442 mg/L. Hal ini disebabkan biokoagulan biji ketapang mengandung zat besi secara alamiah.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39986
    Collections
    • Chemistry Education [376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV