• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Ekstraksi Dan Formulasi Sediaan Nanoemulsi Dari Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana Lam.) Sebagai Antioksidan

    Thumbnail
    View/Open
    18612097.pdf (238.2Kb)
    Date
    2022-07-26
    Author
    NUR’AINI SAFITRI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Daun Bidara (Ziziphus mauritiana Lam.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh formulasi nanoemulsi ekstrak dan fraksi ekstrak daun bidara terhadap aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman DPPH (2,2-difenil-1pikrilhidrazil). Ekstraksi dilakukan dengan teknik maserasi menggunakan etanol 96% sebagai pelarut. Selanjutnya dilakukan fraksinasi pada ekstrak dengan 3 pelarut yaitu n-heksana, etil asetat dan metanol. Teknik fraksinasi menggunakan kromatografi cair vakum untuk memisahkan senyawa yang terdapat dalam ekstrak daun bidara. Ekstrak dan fraksi dilakukan analisis fitokimia. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antioksidan terhadap ekstrak dan fraksi. Kemudian dibuat formulasi sediaan nanoemulsi menggunakan ekstrak dan dibuat menjadi 7 formula dengan perbedaan jumlah ekstrak daun bidara yaitu 0; 0,05; 0,1; 0,2; 0,5; 1 dan 1,5 g. Sediaan nanoemulsi dikarakterisasi dengan uji viskositas dan ukuran partikel menggunakan particle size analyzer. Semua formula dilakukan uji aktivitas antioksidannya. Dari penelitian ini diperoleh ekstrak kental sebesar 7,638g. Fraksi yang diperoleh yaitu fraksi metanol. Hasil analisis fitokimia menunjukkan ekstrak daun bidara mengandung senyawa flavonoid, fenolik, steroid dan alkaloid, sedangkan pada fraksi metanol mengandung fenolik dan alkaloid. Formula yang memiliki hasil yang baik adalah formula 2 dengan nilai viskositas 647,4 cP dan ukuran partikel sebesar 16 nm. Hasil aktivitas antioksidan pada ekstrak daun bidara dan fraksi metanol memiliki nilai IC50 sebesar 53,5 dan 276,7 ppm. Sedangkan pada sediaan nanoemulsi memiliki nilai IC50 sebesar 33.056; 10.187; 3.792; 2.388; 2.313; 1.817 dan 1.526 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan nanoemulsi mengalami penurunan aktivitas antioksidan dibandingkan dengan ekstraknya, hal ini disebabkan sediaan nanoemulsi mempengaruhi aktivitas antioksidan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39880
    Collections
    • Chemistry Education [370]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV