• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kedudukan dan Kekuatan Mengikat Memorandum Of Understanding dalam Hukum Indonesia (Studi Kasus PT. Jaya Makmur Bersama)

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (53.05Kb)
    02 preliminari.pdf (561.4Kb)
    03 daftar isi.pdf (44.52Kb)
    04 abstract.pdf (1.536Mb)
    05.1 bab 1.pdf (980.1Kb)
    05.4 bab 4.pdf (42.25Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (909.5Kb)
    Date
    2016-12-01
    Author
    Humantoro, Lingga Dwi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Memorandum of Understanding antara PT. Jaya Makmur Bersama dengan PT. Pengembang Pariwisata Bali yang ditandatangi pada tanggal 19 September 2008 dengan Nomor 88/SP/IX/2008 mengenai pengembangan Kawasan Lot C-5. Dalam kasus ini PT. Pengembang Pariwisata Bali tidak mentaati isi Memorandum of Understanding dengan tidak menandatangani Land Utilization Development Agreement (LUDA). Studi ini bertujuan untuk mengetahui tentang Kedudukan dan Kekuatan Mengikat Memorandum of Understanding dalam Hukum Indonesia. Rumusan Masalah yang di ajukan yaitu: Bagaimana kedudukan dan kekuatan mengikat suatu Memorandum of Understanding dalam hukum Indonesia dan Bagaimana akibat hukum yang ditimbulkan apabila terjadi pengingkaran oleh salah satu pihak dalam Memorandum of Understanding. Penelitian ini termasuk penelitian normatif. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen atau pustaka. Analisa dilakukan dengan pendekatan kasus yang mengkaji Putusan Pengadilan Nomor Putusan 126/PDT/2013/PT.DPS. Hasil studi ini menunjukkan Memorandum of Understanding antara PT. Jaya Makmur Bersama dengan PT. Pengembang Pariwisata Bali dapat dikategorikan sebagai perjanjian yang sah dan mengikat bagi para pembuatnya apabila memenuhi syarat yang tercantum dalam Pasal 1320 dan Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun dalam Memorandum of Understanding terjadi pengingkaran oleh PT. Pengembang Pariwisata Bali karena mengubah isi Memorandum of Understanding dan memutuskan hubungan secara sepihak. Pengingkaran tersebut menimbulkan akibat hukum. PT. Jaya Makmur Bersama tetap ingin melaksanakan Land Utilization Development Agreement (LUDA) sesuai prinsip Memorandum of Understanding.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/3974
    Collections
    • Law [3440]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV