• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemberian Gel Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (Snedds) Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica (L.)) Sebagai Penyembuh Luka (Wound Healing) Pada Kelinci

    Thumbnail
    View/Open
    18613033..pdf (274.4Kb)
    Date
    2022-06-23
    Author
    DESYATNA FATIKHA SULISTYANINGRUM
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pegagan (C. asiatica (L.)) mengandung asam asiatik, asam madekasik, asiatikosida dan madekassosida yang berperan dalam penyembuhan luka. Asiatic acid sukar larut dalam air sehingga mempunyai bioavailabilitas yang rendah. Oleh karena itu, ekstrak pegagan perlu dikembangkan menjadi sediaan SNEDDS dalam bentuk gel dengan karbopol 940. Selain untuk meningkatkan bioavalibilitas juga berguna memberi daya tarik estetika serta kenyamanan saat digunakan. Penelitian dilakukan untuk mengkaji pengaruh pemberian sediaan gel SNEDDS ekstrak pegagan terhadap penyembuhan luka pada kelinci. Penelitian eksperimental berupa pengamatan penyembuhan luka dilakukan pada punggung kelinci yang terbagi menjadi 6 kelompok uji yaitu kontrol positif (povidone iodine), kontrol negatif, kontrol basis, kelompok normal, kelompok pembanding (salep tekasol) dan kelompok perlakuan (gel SNEDDS ekstrak pegagan 1,5%). Kelinci diberi luka sayat sepanjang 1,5 cm dengan kedalaman 2 mm. Pemberian terapi dilakukan setiap dua kali sehari selama 8 hari. Pengamatan luka dilakukan secara makroskopis dan dengan menghitung % penyembuhan luka. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis pada SPSS menggunakan One-way ANOVA dan dikatakan bermakna jika nilai p<0,05, analisis dilanjutkan dengan Post-Hoc Test Tukey HSD untuk membandingkan hasil uji dari tiap kelompok. Persentase kesembuhan luka pada hari ke-8 untuk kelompok perlakuan adalah 100%, hasil serupa juga didapatkan pada kontrol positif dan kelompok pembanding. Sementara kontrol negatif memiliki hasil 68,07% untuk kesembuhan lukanya karena masih ditemukan keropeng pada luka dan belum terbentuk jaringan epitel yang baru. Hasil analisis menunjukkan kelompok perlakuan memiliki perbedaan signifikan (p<0,05) dengan kontrol negatif dan memiliki kesembuhan luka yang lebih baik dibandingkan kelompok pembanding. Gel SNEDDS ekstrak pegagan terbukti meningkatkan efektivitas dalam penyembuhan luka.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39389
    Collections
    • Pharmacy [1879]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV