• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pariwisata Syari’ah Perspektif Fikih Dan Budaya Di Lombok Nusa Tenggara Barat

    Thumbnail
    View/Open
    18933008.pdf (4.302Mb)
    Date
    2022-12-01
    Author
    MUHAMMAD FIKRI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Disertasi yang berjudul: Pariwisata Syariah Perspektif Fikih dan Budaya, merupkan kajian Pariwisata Syariah dengan perspektif fikih dan budaya, Fikih merupakan kajian produk hukum, serta budaya merupakan realitas di Lombok NTB. Pariwisata syari’ah masih menuai kontroversi di tengah-tengah masyarakat, baik pada aspek hukum, konsep, dan penerapannya. Di samping itu juga, pengembangan kebijakan pariwisata syari’ah di Lombok Nusa Tenggara Barat juga menyimpan permasalahan tata kelolanya. Hal ini terjadi karena belum kuatnya landasan ontologi, epistemologi, dan aksiologi yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila, budaya serta kearifan lokal. Adapun pertanyaan penelitian ini adalah: 1) Bagaimana konsep pariwisata konvensional dan pariwisata syari’ah; 2) Mengapa fikih pariwisata Indonesia dijadikan dasar kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata; 3) Bagaimana penerapan fikih pariwisata Indonesia tersebut dalam pengembangan budaya pariwisata di Lombok Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan literature review yang dilengkapi dengan penelitian lapangan (field research) menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitik, melalui pendekatan teori kritis Habermas. Hasil penelitian ini menyimpulkan, bahwa; Pertama, konsep pariwisata konvensional tidak berdasarkan nilai-nilai syari’ah, dan cenderung berbicara pada aspek keuntungan kapital. Sedangkan pariwisata syariah merupakan pariwisata yang berdasarkan prinsip syariah, berlandaskan Al-Qur’an dan Hadits , Kedua, Fikih Pariwisata Indonesia dijadikan dasar kebijakan karena dikonstruksi berdasarkan nilainilai Pancasila serta memiliki dasar ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang bersumber dari al-Qur’an dan hadis serta hasil ijitihad dengan menggunakan pendekatan maslahah mursalah sebagai dasar istinbath hukum, ‘urf sebagai kajian hukum dan kaidah fiqhiyyah sebagai penguat hukum. Ketiga, penerapan Fikih Pariwisata Indonesia dengan menghadirkan istilah baru yakni pariwisata Nusantara yang sesuai dengan perspektif fikih dan budaya. Pariwisata Nusantara di sini sebagai reformulasi wisata halal yang menjadikan wisata halal sebagai produk paket tour wisata.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39212
    Collections
    • Doctor of Islamic Law [51]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV