• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Tingkat Kematangan Proses Bisnis Menggunakan Bpmm-Omg Pada Umkm Pengolahan Kedelai

    Thumbnail
    View/Open
    18916008.pdf (2.350Mb)
    Date
    2022-06
    Author
    KHOERUN NISA SAFITRI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    UMKM menjadi pilar perekonomian penting di Indonesia serta penyumbang perekonomian nasional berdasarkan data Kepala Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan sebesar 61,7 persen menyumbang produk domestik bruto (PBD). Salah satu UMKM pengolahan di Indonesia untuk komoditi pangan merupakan jenis olahan kacang-kacangan yaitu kedelai. Permasalahan yang sering muncul dimana penerapan manajerial belum maksimalnya proses management bisnis, struktur organisasi dan pemanfaatan teknologi pada UMKM ini serta terdapat banyak hal yang sangat berbeda antara perusahaan besar dengan usaha mikro antara lain struktur organisasi yang sangat sederhana, serta keahlian karyawan dalam pemahaman tentang proses yang masih sangat rendah memjadi permasalahan internal pemilik usaha UMKM pengolahan kedelai. Dalam proses bisnis (PB) yang ada ialah satu atau lebih aktivitas yang memberikan nilai tambah untuk mengubah input menjadi output (barang atau jasa) kepada customer dengan mengkombinasikan orang, metode, dan tools Untuk mengetahui tahapan pertumbuhan yang digunakan dalam siklus hidup organisasi bervariasi dalam penelitian ini menggunakan empat tahap pertumbuhan: entrepreneurial, growth, expansion, and collaboration, dan dengan Business Process Maturity Model (BPMM) yang mengambil ide dari Capability Maturity Model (C MM) menilai berbagai area di dalam perusahaan terkait dengan praktek manajemen proses bisnis. Didapatkan dalam tiga studi kasus UMKM pengolahan kedelai di Kota Batam ketiganya belum masuk dalam tingkat perumbuhan organisasi tahap collaboration dan hanya satu studi kasus sampai tahap expansi. Dengan mengadopsi tingkat kematangan model BPMM-OMG didapatkan nilai tingkat kematangan proses seluruh tahap proses bisnis berdasarkan Process Clasification Framework (PCF) telah dikembangkan oleh America Productivity Qualiry Control (APQC) 1992 dengan nilai maturity masingmasing UMKM berbeda sedangkan untuk keseluruhan penilaian pada kategori develop vision and strategy adalah 0,67 untuk tahap entrepreneurial sedangkan pada tahap growth mengalami peningkatan menjadi 1,33. Sedangkan untuk kategori develop and manage products and services untuk tahap entrepreneurial adalah 0.00 dan mengalami peningakatan pada tahap growth menjadi 0.5. Untuk kategori market, sell products and services adalah 0.08 untuk tahap entrepreneurial sedangkan pada tahap growth mengalami peningkatan menjadi 2.13. Kategori deliver products and services dengan nilai 1.00 untuk tahap entrepreneurial dan 2.33 pada tahap growth. Sedangkan pada kategori manage customer services untuk tahap entrepreneurial sedangkan adalah 0.56 dan mengalami peningakatan pada tahap growth menjadi 1.33.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39045
    Collections
    • Master of Industrial Engineering [241]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV