• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Jaminan Produk Makanan Halal Kaki Lima Di Stadion Maguwoharjo Yogyakarta Perspektif Undang – Undang No. 33 Tahun 2014 Ditinjau Dari Fatwa Mui No. 4 Tahun 2003

    Thumbnail
    View/Open
    18421148.pdf (2.517Mb)
    Date
    2022-05-25
    Author
    WIRA SANDY BAIHAQI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia mengalami krisis ekonomi pada saat pandemi Covid-19 melanda pada awal Maret 2020 lalu yang mengakibatkan banyaknya pemecatan dan penutupan pelaku usaha yang ada di berbagai daerah seperti Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah pemerintah dalam menangani krisis tersebut salah satunya yakni dengan diselenggarakan bazar di Stadion Maguwoharjo Yogyakarta yang menjual berbagai macam kebutuhan pokok seperti makanan. Jaminan produk halal pada makanan kaki lima di bazar tersebut perlu dilakukan pengkajian berdasarkan Standarisasi Fatwa Halal Majelis Ulama Indonesia Nomor 4 Tahun 2003 dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Fokus penelitian yaitu guna mengetahui bagaimana jaminan produk makanan halal kaki lima di bazar Stadion Maguwoharjo Yogyakarta yang dikarenakan mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam dan supaya masyarakat terhindar dari hal-hal yang dilarang atau diharamkan oleh agama. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan penelitian kualitatif dan metode yang digunakan adalah pengumpulan data berdasarkan wawancara dan observasi lapangan dengan hasil penelitian ini adalah pertama, jaminan produk halal makanan kaki lima perspektif UU Nomor 33 Tahun 2014 belum sepenuhnya terjamin berdasarkan sertifikasi dan labeliasai halal pada produk karena minimnya edukasi oleh pemerintahan yang diberikan kepada masyarakat, penyembelihan yang hanya Sebagian saja terjamin, dan kebersihan yang sudah dapat dikatakan terjamin berdasarkan Undang-Undang. Kedua, ditinjau dari Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 masih terdapat penamaan produk makanan yang mengandung unsur kebatilan dan kekufuran, penyembelihan hewan yang masih samar dan sebagian saja yang terjamin prosesnya, dan kebersihan yang dapat dikatakan terjamin sesuai dengan fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/38926
    Collections
    • Islamic Law [939]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV