• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis K-Means Clustering Komponen Indeks Pembangunan Manusia 2021 Berdasarkan Kabupaten/Kota Di Jawa Tengah

    Thumbnail
    View/Open
    18611140.pdf (144.3Kb)
    Date
    2022-04-14
    Author
    GHAITSA ZAHIRA SHAFA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pembangunan manusia yang bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat cukup dibutuhkan oleh suatu negara. Salah satu indikator penting yang dapat digunakan untuk melihat upaya pembangunan kualitas hidup manusia adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Konsep pengukuran pembangunan manusia dilakukan menggunakan pendekatan tiga dimensi dasar, yaitu dimensi umur panjang dan sehat, dimensi pengetahuan, dan dimensi standar hidup yang layak. Umur Harapan Hidup merupakan indikator yang mewakili dimensi sehat, kemudian pada dimensi pengetahuan diwakili oleh indikator Rata-Rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah, sedangkan untuk dimensi standar hidup yang layak diwakili oleh indikator Pengeluaran per kapita. Menurut BPS, status Indeks Pembangunan Manusia yang dimiliki Indonesia masih tergolong tinggi dengan rata-rata sebesar 0,89%, walaupun pada tahun 2020 mengalami perlambatan dikarenakan adanya pandemi covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah mengelompokkan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah berdasarkan komponen IPM menggunakan metode k-means clustering. Penelitian ini menghasilkan 3 cluster dengan masing-masing karakteristik yang berbeda. Pada cluster 1 merupakan kelompok daerah dengan angka pada keempat komponen IPM paling rendah. Kemudian pada cluster 2 adalah kelompok daerah dengan karakteristik komponen IPM sedang, sedangkan pada cluster 3 memiliki karakteristik angka komponen IPM paling tinggi jika dibandingkan dengan cluster 1 dan 2. Analisis cluster terhadap komponen IPM pada tahun 2021 tidak mengalami perbedaan yang signifikan dengan tahun sebelumnya. Rata-rata tiap cluster yang terbentuk mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya . Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pertimbangan oleh pemerintah untuk lebih meningkatkan program-program yang mampu membangun nilai IPM pada beberapa daerah yang masih memiliki nilai IPM di bawah rata-rata.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/38880
    Collections
    • Statistics [1227]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV