• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perlindungan Hukum Konsumen Atas Penggunaan Obat Tradisional Jamu Yang Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (153.8Kb)
    02 preliminari.pdf (1.315Mb)
    03 daftar isi.pdf (146.1Kb)
    04 abstract.pdf (3.379Mb)
    05.1 bab 1.pdf (320.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (517.1Kb)
    05.3 bab 3.pdf (562.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (267.2Kb)
    Date
    2017-01-09
    Author
    Efendi, Rizki Putra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan konsumen terhadap pengguna obat tradisional jamu yang mengandung bahan kimia berbahaya dan menganalisis peran BPOM dalam mengawasi obat tradisional jamu yang mengandung bahan kimia berbahaya dalam rangka melindungi konsumen. Rumusan masalah yang diajukan yaitu: bagaimana perlindungan hukum konsumen pengguna obat tradisional jamu yang mengandung bahan kimia berbahaya? dan bagaimana peran BPOM dalam mengawasi obat tradisional jamu yang mengandung bahan kimia berbahaya dalam rangka melindungi konsumen?. penelitian ini termasuk penelitian empiris. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi dokumen/pustaka, melakukan wawancara, dan angket, dan kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Analisis dilakukan dengan pendekatan perundang- undangan dipadukan dengan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian ini menunjukan perlindungan hukum pada konsumen obat tradisional jamu belum berjalan secara maksimal, karena konsumen belum mendapatkan hak-haknya sesuai dengan Pasal 4 UUPK, yaitu hak atas kenyemanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi produk dan hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan produk. Pemerintah kurang maksimal dalam mengambil tindakan tegas dan memberlakukan sanksi-sanksi terhadap pelaku usaha yang curang dikarenakan alasan kasihan atas kelangsungan hidup pelaku usaha dan peran BPOM dalam pegawasan obat tradisional jamu yang mengandung bahan kimia berbahaya belum berjalan dengan maksimal, hal ini dikarenakan masih beredarnya obat tradisional jamu yang mengandung bahan kimia berbahaya dimasyarakat dan kurang nya tindakan tegas pemerintah dalam memberikan sanksi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/3877
    Collections
    • Law [3440]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV