• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Dengan Metode Resource Levelling (Analysis Of Labor Requirements Using The Resource Levelling Method) (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gereja Katolik Santa Maria Penolong Abadi, Samarinda, Kalimantan Timur)

    Thumbnail
    View/Open
    15511204.pdf (7.701Mb)
    Date
    2022-02-08
    Author
    ANANDA RADITHYA YAHYA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam suatu proyek konstruksi, pengelolaan sumber daya merupakan salah satu tantangan utama. Pemanfaatan sumber daya yang tidak tepat berdampak pada peningkatan biaya, hilangnya margin keuntungan, kualitas proyek, dan menurunnya ketepatan waktu penyelesaian. Dengan demikian, diperlukan perencanaan perataan sumber daya agar dapat bekerja secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perataan tenaga kerja dengan metode resource levelling. Adapun data yang digunakan berupa item pekerjaan, hubungan antar pekerjaan, durasi pekerjaan, dan time schedule pada proyek pembangunan Gereja Katolik Santa Maria Penolong Abadi, Samarinda, Kalimantan Timur. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis pada Microsoft Project 2016 menggunakan metode resource levelling dengan cara auto schedule dan manual schedule. Rencana waktu awal 210 hari dengan kapasitas maksimum tenaga kerja sebesar 52 orang pekerja, 25 orang tukang, 4 orang kepala tukang, dan 5 orang mandor. Setelah dilakukan perencanaan ulang kebutuhan tenaga kerja secara merata dengan resource levelling, pada auto schedule dihasilkan durasi 240 hari dengan penambahan durasi selama 30 hari dari rencana dan mengalami pengurangan sumber daya manusia menjadi 45 orang pekerja, 21 orang tukang, 4 orang kepala tukang, dan 4 orang mandor. Sementara itu, resource levelling dengan manual schedule tidak mengalami perubahan durasi dari rencana, yaitu 210 hari dan mengalami penambahan sumber daya manusia menjadi 52 orang pekerja, serta pengurangan menjadi 25 orang tukang, 4 orang kepala tukang, dan 4 orang mandor.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/38546
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV