• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Enkapsulasi Biji Durian Dalam Ca-Alginat Sebagai Biosorben Logam Berat Kadmium (Cd) Dan Timbal (Pb) Dengan Metode Batch Pada Limbah Cair Laboratorium Kimia

    Thumbnail
    Date
    2022-03-02
    Author
    TIARA FATIKHA SARI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan laboratorium kimia mengandung logam berat. Kadmium (Cd), dan timbal (Pb) merupakan jenis logam berat yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode adsorpsi sistem batch dengan biosorben dari biji durian. Kelebihan biosorben biji durian yaitu memiliki daya serap yang efektif terhadap logam berat, dapat diaplikasikan pada konsentrasi limbah yang rendah, biaya operasionalnya rendah, pembuangannya tidak memerlukan proses yang sulit, bahan baku mudah diperoleh, dan ramah lingkungan. Aktivasi menggunakan HNO3 1 M dan dienkapsulasi menggunakan natrium alginat dengan CaCl2 untuk mengadsorpsi logam Cd dan Pb. Biosorben dikarakterisasi dengan menggunakan FTIR (Fourier Transform Infrared) dan SEM-EDX (Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive XRay). Adsorpsi dilakukan dengan menggunakan variasi pH, waktu kontak, dan massa biosorben. Hasil penelitian menunjukkan pada variasi pH Cd terbaik yaitu pada pH 7 dengan % adsorpsi sebesar 97,43% dan Pb pada pH 3 dengan % adsorpsi sebesar 98,80%. Variasi waktu kontak terbaik pada Cd yaitu pada menit ke-90 dengan % adsorpsi sebesar 99,21% dan Pb pada menit ke-90 dengan % adsorpsi sebesar 99,01%. Variasi massa terbaik pada Cd yaitu pada massa 9 gram dengan % adsorpsi sebesar 99,23% dan Pb pada massa 9 gram dengan % adsorpsi sebesar 99,57%. Kadar kadmium dan timbal dalam limbah cair laboratorium kimia sudah dibawah ambang batas aman yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang baku mutu air limbah yaitu kadmium sebesar 0,05 mg/L dan timbal sebesar 0,1 mg/L.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/38035
    Collections
    • Psychology [2586]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV