• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Toksisitas Buah Harendong (Melastoma Affine D. Don) Dalam Bentuk Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System Pada Ikan Zebra (Danio Rerio)

    Thumbnail
    Date
    2021-08-21
    Author
    Amaliyah, Herdianti Ruwaidah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Buah harendong digunakan oleh masyarakat sebagai salah satu jenis obat herbal sebagai analgesic, anti-, diuretik, dan mengatasi beberapa keluhan lain. Hal ini disebabkan karena kandungan metabolit sekundernya berupa flavonoid yang memiliki efek antioksidan. Ekstrak ethanol buah harendong memiliki tingkat bioavailabilitas yang rendah, sehingga perlu dibuat dalam sediaan Self-Nanoemulsifying Drug Delivery Systems (SNEDDS) yang berukuran nanometer untuk meningkatkan efektivitas penghantaran obat ke targetnya dan ketersediaan hayati zat aktif obat sehingga dapat meningkatkan efek terapetik. Meskipun demikian, belum diketahui tingkat keamanan dari ekstrak ethanol buah harendong yang diformulasikan dalam bentuk sediaan SNEDDS. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji toksisitas akut ekstrak ethanol buah harendong (Melastoma affine D. Don) dalam formulasi SNEDDS terhadap ikan zebra (Danio rerio) Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan sebuah penelitian eksperimental murni yang terdiri dari pembuatan ekstrak buah harendong dalam fomulasi SNEDDS dan tahap kedua yaitu pengujian toksisitas formulasi SNEDDS terhadap ikan zebra sesuai Guidelines for The Testing of Chemicals No 203. Sampel uji terbagi dalam 6 kelompok yaitu: Satu kelompok kontrol negatif (sediaan pembawa SNEDDS) dengan konsentrasi sebesar 3.200 ppm dan lima kelompok perlakuan yang terdiri dari konsentrasi 200 ppm, 400 ppm, 800 ppm, 1.600 ppm, dan 3.200 ppm. Uji dilakukan selama 96 jam dengan mengamati kematian serta abnormalitas hewan uji. Data dianalisis dengan Regresi Probit menggunakan software SPSS versi 21 dan regresi linier menggunakan Microsoft Excel. Hasil: Uji Regresi Probit didapatkan hasil berupa nilai rata-rata LC50% konsentrasi uji SNEDDS sebesar 1622,647 ± 796,728 ppm. Analisis regresi linear menggunakan Microsoft Excel, didapatkan nilai koefisien sebesar R2 = 0,921, yang menunjukkan persentase kematian ikan berhubungan kuat dengan peningkatan konsentrasi uji sediaan SNEDDS. Kesimpulan: Semakin tinggi konsentrasi SNEDDS ekstrak ethanol buah harendong , maka semakin banyak kematian pada ikan zebra. Sehingga, disimpulkan bahwa persentase kematian ikan zebra berbanding lurus dengan konsentrasi uji.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37965
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV