• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Riwayat Anemia Ibu Hamil Terhadap Kejadian Stunting Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Buleleng 1

    Thumbnail
    Date
    2021-04-11
    Author
    Annifari, Ahmad Nizam
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Stunting merupakan masalah gizi kronis pada Balita yang menyebabkan perawakan yang pendek. Stunting menjadi masalah gizi pada Balita terbesar di Indonesia. Kasus stunting di Indonesia pada tahun 2017 berada diangka 29,6% dan untuk Kabupaten Buleleng berada pada angka 28,8%. Tumbuh kembang yang optimal pada Balita dapat diperhatikan sejak masa kehamilan. Pada ibu hamil, kondizi gizi yang rutin diperhatikan pada timester pertama kehamilan adalah kadar hemoglobin (Hb) dan kadar feritin. Kadar Hb rendah (<11g/dL) memberikan manifestasi anemia gravidarum pada ibu hamil yang dapat mempengaruhi kondisi kehamilan. Tujuan: Mengetahui hubungan kejadian anemia pada ibu hamil terhadap kejadian stunting pada Balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Buleleng 1. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross-sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa rekam medik Ibu pada trimester pertama kehamilan dan data pertumbuhan anak per Agustus 2020. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 108 data rekam medik ibu & anak. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil analisa didapatkan sebanyak 27,8% ibu di wilayah kerja Puskesmas Buleleng 1 mengalami anemia pada trimester pertama kehamilan. Jumlah anak yang mengalami stunting pada penelitian ini sebesar 24,1%. Uji chi-square antara kejadian anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting menunjukan nilai p sebesar 0,539 dan nilai prevalence risk sebesar 0,78. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada Balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Buleleng 1.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37928
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV