• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Interaksi Beban Kerja Waktu Dan Jumlah Operator Ideal Berdasarkan Proses Gerakan Kerja Dalam Mencapai Target Produktivitas (Studi Kasus: Bagian Final Regulation Assy Piano Gp, Departemen Assy Gp Pt Yamaha Indonesia)

    Thumbnail
    View/Open
    17522001.pdf (4.411Mb)
    Date
    2021-11-10
    Author
    ARDHANARISWARA FIKA MAHARTIAN
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri manufaktur Indonesia merupakan basis industri terbesar di ASEAN, namun nilai efisiensi yang dimiliki masih rendah karena alokasi tenaga kerja manusia belum maksimal. Penelitian ini dilakukan pada produsen alat musik piano dengan tujuan untuk mengetahui keterkaitan beban kerja waktu dengan tingkat produktivitas dari Bagian Final Regulation Assy GP, PT Yamaha Indonesia. Sehingga dapat diketahui jumlah dari kebutuhan operator sesungguhnya serta dapat memberikan rekomendasi perbaikan untuk menurunkan beban kerja waktu dan meningkatkan produktivitas operator. Data produktivitas untuk analisis objective matrix (OMAX) diperoleh dari data historis perusahaan, pengambilan data wawancara dilakukan kepada kepala kelompok dan foreman untuk pembobotan rasio OMAX dan pembobotan penentuan prioritas perbaikan proses stasiun kerja. Data diperoleh pula dari video proses kerja operator untuk analisis perbaikan peta tangan kanan dan tangan kiri pada stasiun kerja yang terpilih menjadi prioritas. Berdasarkan analisis diketahui indeks performansi produktivitas pada Bagian Final Regulation Assy GP fluktuatif pada setiap bulannya, hal tersebut dikarenakan pada beberapa bulan selama pengukuran produktivitas, rasio lembur, rasio transfer-in dan rasio kapasitas produksi bulanan masih belum mencapai target yang diharapkan. Hasil dari analisis analytical hierarcy process, Stasiun Kerja Leveling Damper memiliki bobot tertinggi sebagai prioritas perbaikan. Sehingga analisis beban kerja waktu akan didasarkan pada ketiga operator Stasiun Kerja Leveling Damper, dari analisis FTE diketahui bahwa ketiga operator termasuk dalam kategori beban kerja tinggi (overload), tingginya beban kerja menjadi penyebab dari ketidaktercapaian target produksi. Bahkan dari hasil analisis kebutuhan operator, setidaknya diperlukan adanya penambahan 2 operator pada Stasiun Kerja Leveling Damper. Namun karena keterbatasan ruangan stasiun kerja, maka penambahan hanya terbatas untuk satu orang. Sehingga dilakukan analisis peta tangan kanan dan tangan kiri untuk membantu menurunkan waktu proses, melalui penerapan prinsip ekonomi gerakan diperoleh estimasi penghematan waktu kerja sebesar 2,24 menit.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37743
    Collections
    • Industrial Engineering [2933]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV