• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pekerjaan Pilar Jembatan Menggunakan Metode Hiradc (Implemantation Of Occupational Safety And Health On Bridge Pillar Construction Using Hiradc Method)

    Thumbnail
    View/Open
    16511185.pdf (2.673Mb)
    Date
    2022-01-03
    Author
    MAHENDRA EKA BAGUS SADEWA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada setiap pekerjaan faktor keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting terutama untuk pekerjaan di proyek konstruksi karena proyek konstruksi adalah lokasi kerja yang membahayakan. Adanya sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja diperlukan untuk pengendalian risiko bahaya pada pekerjaan sehingga pekerjaan yang terkait dapat dikategorikan aman atau berbahaya. Melakukan analisis sistem keselamatan dan kesehatan kerja dapat menguraikan tingkat risiko bahaya dan pengendalian risiko yang terkait pada pekerjaan. Salah satu jenis proyek konstruksi adalah pembangunan jembatan yang dimana pada pembangunan jembatan ada pekerjaan pilar jembatan. Pada penelitian ini dilakukan analisis risiko pada pekerjaan konstruksi yaitu pekerjaan pilar pada pembangunann jembatan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko dan pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assesment & Determining Control). Metode HIRADC adalah metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahaya setiap pekerjaan. Bahaya pada setiap pekerjaan dapat diidentifikasi berdasarkan hasil wawancara dengan ahli, melakukan penilaian tingkat risiko bahaya yang diisi oleh ahli. Kemudian menentukan pengendalian yang dilakukan untuk mengurangi risiko bahaya. Hasil dari penelitian didapatkan dari sembilan (9) jenis pekerjaan dan total bahaya sebanyak 53 bahaya, terdapat penurunan tingkat risiko setelah melakukan pengendalian pada tingkat risiko sedang (M) sebanyak 30 bahaya (56,6%) menjadi 8 bahaya (15,1%), tingkat risiko rendah (L) sebanyak 23 bahaya (43,4%) menjadi 45 bahaya (84,9%), tidak terdapat tingkat risiko ekstrim (E) dan tinggi (H). Pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan hierarki K3 yaitu dengan cara rekayasa teknik, administratif, dan alat pelindung diri (APD)
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37733
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV