• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Model Work-Family Conflict Dan Keinginan Untuk Berhenti Bekerja Dengan Ketegangan Psikologis Sebagai Pemediasi Dan Modal Sosial Sebagai Pemoderasi

    Thumbnail
    View/Open
    14931013.pdf (6.469Mb)
    Date
    2022-01-11
    Author
    SRI SUNDARI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Work-family conflict sebagai konflik peran ganda antara pekerjaan dan keluarga merupakan topik yang masih menarik untuk diteliti. Salah satu akibat dari WFC adalah munculnya ketegangan psikologis (Psychological strain) yang kemudian berujung pada keinginan untuk berhenti bekerja (Intention to quit). Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh WFC pada keinginan untuk berhenti bekerja dengan ketegangan psikologis sebagai pemediasi dan modal sosial sebagai pemoderasi, dengan responden sebanyak 270 karyawan BPR di Indonesia. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modelling. Dari hasil analisis ditemukan bahwa work-family conflict (konflik pekerjaan-keluarga) berpengaruh langsung terhadap keinginan untuk berhenti bekerja dan ketegangan psikologis. WFC juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap keinginan untuk berhenti bekerja dimediasi sebagian oleh ketegangan psikologis. Ketegangan psikologis memiliki pengaruh langsung terhadap keinginan untuk berhenti bekerja. Family-work conflict (konflik keluargapekerjaan) memiliki pengaruh langsung terhadap ketegangan psikologis dan pengaruh tidak langsung terhadap keinginan untuk berhenti bekerja, sepenuhnya dimediasi oleh ketegangan psikologis. Merupakan suatu kebaharuan bahwa modal sosial (Social Capital) terbukti memoderasi hubungan antar variabel. Pengaruh WFC terhadap keinginan untuk berhenti bekerja pada karyawan yang memiliki modal sosial tinggi lebih kecil dibandingkan dengan karyawan yang memiliki modal sosial rendah. Pengaruh FWC terhadap ketegangan psikologis pada karyawan yang memiliki modal sosial tinggi lebih kecil dibandingkan dengan karyawan yang memiliki modal sosial rendah, sedangkan ketegangan psikologis sepenuhnya memediasi pengaruh FWC terhadap keinginan untuk berhenti bekerja.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37725
    Collections
    • Doctor of Economics [94]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV