• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Potensi Jamur Indigenous Dengan Bahan Pembenah Tanah Untuk Restorasi Lahan Gambut Terbakar: Percobaan Skala Rumah Kaca

    Thumbnail
    View/Open
    17513189.pdf (1.327Mb)
    Date
    2022-01-24
    Author
    DWI SEPTARI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kebakaran lahan gambut akan mengurangi unsur hara, kandungan organik serta terjadi peningkatan logam berat dalam tanah sehingga perlu dilakukan kegiatan restorasi lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi jamur indigenous dengan bahan pembenah tanah Kitosan, Asam Humat dan SROP terhadap pertumbuhan tanaman M. leucandendra, mendegradasi logam berat Besi (Fe), mangan (Mn), seng (Zn) pada tanah dan perbaikan pH serta Fosfat di lahan gambut bekas terbakar sehingga mengurangi pencemaran tanah yang dilakukan dalam skala rumah kaca dan pengujian lanjut di laboratorium. Didapatkan hasil dengan penggunaan fungi indigenous dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman Melaleuca leucandendra dengan optimal baik tinggi, diameter dan biomassa. Pertumbuhan tanaman mempengaruhi kemampuan dalam mengakumulasikan logam berat dari tanah ke tanaman. Dengan bahan pembenah tanah Asam humat tanaman Melaleuca leucandendra menjadi akumulator yang sangat baik untuk logam Mangan (Mn) dan Seng (Zn). Selain itu, Asam humat dapat mendegradasi/menurunkan kadar logam berat Zn dalam tanah sebesar 29% dari kondisi tanah awal. Karena adanya reduksi logam dalam tanah dan akumulasi logam ke tanaman maka terjadi peningkatan pH tanah sebesar 30% dari kondisi awal pH H2O dan 18% dari kondisi awal pH KCl. Fosfat-tersedia (P2O5) dalam pembenah tanah kitosan meningkat 5,7% dan kadar fosfat total yang terserap oleh jaringan batang sebesar 0,022-0,036% dari fosfat tersedia dalam tanah setelah perlakuan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37677
    Collections
    • Environmental Engineering [1832]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse
    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV