• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Menggunakan S-Base 07 Dan Kapur Terhadap Daya Dukung Tanah (Cbr) (Clay Soil Stabilization Using S-Base 07 And Lime To The Bearing Capacity Of The Soil (Cbr))

    Thumbnail
    View/Open
    17511241.pdf (5.168Mb)
    Date
    2021-11-09
    Author
    MUHAMMAD FIKRI HIDAYAT
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tanah lempung merupakan jenis tanah yang rentan dipengaruhi air sehingga memiliki daya dukung yang rendah dalam kondisi jenuh. Jenis tanah ini memiliki nilai kembang susut yang relatif tinggi sehingga dapat menimbulkan resiko kerusakan pada pekerjaan konstruksi terutama pada bagian pondasi seperti pondasi jalan, gedung dan lain sebagainya. Salah satunya terdapat pada tanah lempung dari Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta yang kemungkinan akan menjadi daerah lintasan Jalan Tol Yogyakarta – Bawen, sehingga perlu adanya dilakukan stabilisasi tanah. Peneilitian ini bertujuan untuk menstabilisasi tanah dengan melakukan 2 tahapan penelitian, tahap pertama pengujian sifat fisik tanah asli yaitu pengujian kadar air, berat volume, berat jenis, analisis granuler, batas-batas konsistensi, dan pemadatan tanah dengan klasifikasi jenis tanah menggunakan metode USCS dan AASHTO. Tahap kedua dilakukan stabilisasi tanah. Stabilisasi dilakukan dengan menambahkan campuran S-base 07 dan Kapur. Kadar S-base 07 dibuat bervariasi dengan variasi kadar sebesar 5%, 10%, dan 15% sementara kadar Kapur dibuat tetap sebesar 4% pada setiap campuran dengan pemeraman 1 hari dan 3 hari. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu CBR tanpa perendaman (Unsoaked) dan CBR dengan perendaman (soaked). Hasil dari penelitian didapatkan dari hasil analisis saringan dan hidrometer tanah tergolong lempung kelanauan. Berdasarkan klasifikasi AASHTO tanah termasuk dalam kelompok A-7-5 yaitu tanah yang berjenis lempung dengan sifat sedang sampai buruk, sedangkan berdasarkan klasifikasi USCS tanah termasuk dalam kelompok OH yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi,. Pada pengujian CBR Laboratorium didapatkan nilai CBR tanah asli tanpa rendaman (Unsoaked) sebesar 5,41% dan nilai CBR dengan rendaman 4 hari (soaked) sebesar 0,69%. Setelah dilakukan stabilisasi, didapatkan nilai CBR terbesar pada CBR tanpa rendaman (Unsoaked) dengan pencampuran 10% S-base 07 dan 4% Kapur dengan pemeraman 3 hari dengan peningkatan sebesar 125,32% dari 5,41% menjadi 12,19%.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37674
    Collections
    • Civil Engineering [4779]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV