• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Daya Antihelmintik Ekstrak Etanol 70% Bawang Putih (Allium Sativum L) Terhadap Cacing Kait Anjing Invitro

    Thumbnail
    Date
    2012
    Author
    Citra Megawati Agustina
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang : Prevalensi infeksi cacing pada umumnya masih tinggi di Indonesia, antara 40-60%. Bawang putih (Allium sativum) adalah tanaman obat yang secara luas digunakan dalam pengobatan tradisional untuk infeksi cacing. Bawang putih mengandung saponin dan flavanoid, zat tersebut diharapkan mempunyai efek anthelmintik. Tujuan Penelitian : Mengetahui daya antihelmintik ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L) terhadap cacing kait anjing secara In vitro dan mengetahui nilai LC50, LC90, LT50 dan LT90 ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L) tersebut. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan post test only control group design. Sampelnya adalah 270 cacing kait anjing, yang dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu : ekstrak etanol bawang putih dengan konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, 100%, pirantel pamoat 0,236% sebagai kontrol positif dan larutan NaCl 0,9% sebagai kontrol negatif. Tiap kelompok direplikasi 4 kali. Tiap cawan petri diisi 25 ml larutan dan 10 ekor cacing. Kematian cacing dinilai setiap jam sampai batas waktu penelitian. LC50, LC90 dan LT50, LT90 ekstrak etanol bawang putih dihitung menggunakan metode analisis probit. Data kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dianalisis dengan uji beda, menggunakan One way Annova dan dilanjutkan Post Hoc Test Bonferroni, dengan taraf signifikasi p<0,05. Hasil : Rerata kematian cacing kait anjing adalah 18,48 jam (18 jam 48 menit). Ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum) mempunyai efek antihelmintik terhadap cacing kait anjing secara in vitro dengan beda rerata kematian antara ke 4 kelompok ekstrak bawang putih dan kontrol yang signifikan (p<0,05). Didapatkan nilai LC50 sebesar 31.052% dan LC90 sebesar 69.937%. Pada ekstrak etanol bawang putih 100% mempunyai LT50 selama 3.063 jam dan LT 90 selama 5.076 jam. Sedangkan pada konsentrasi 50%, 25% dan 12,5% nilai LT50 dan LT90 lebih besar. Kata Kunci : Antihelmintik, Bawang putih (Allium sativum), cacing kait anjing in vitro.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37650
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV