• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Identifikasi Pengaruh Bakteri Indigen Terhadap Performa Wetland Untuk Pengolahan Limbah Tenun

    Thumbnail
    View/Open
    17513144.pdf (5.016Mb)
    Date
    2021-12-27
    Author
    PRAMADISA DWI AMANDA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri tekstil di Indonesia berkembang sangat pesat, dengan adanya industri tekstil ini menyebabkan peningkatan limbah produksi. Dalam pengolahan industri tekstil akan menghasilkan limbah cair yang mengandung senyawa organik yang dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan limbah tenun untuk mengatasi dampak pencemaran dari limbah cair tenun yang dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri indigenous yang memiliki potensi dalam mengolah limbah cair tenun, serta mengidentifikasi pengaruh pertumbuhan bakteri indigen dari tanah terkontaminasi dalam meningkatkan performa wetland untuk pengolahan limbah cair tenun. Pada penelitian ini metode yang dilakukan yaitu dengan mengekstraksi bakteri dari tanah, isolasi bakteri, kultur bakteri untuk memperbanyak koloni, uji morfologi, serta menghitung pertumbuhan bakteri indigenous dalam limbah tenun. Dari hasil isolasi dan identifikasi, koloni bakteri yang terpilih yaitu sebanyak 9 koloni. Setiap koloni memiliki ciri-ciri morfologi yang berbeda-beda. Dari 9 koloni terpilih, 6 koloni memiliki jenis gram positif dan 3 koloni memiliki jenis gram negatif. Pertumbuhan bakteri dengan menggunakan metode total plate count (TPC) pada hari ke-25 terdapat 4 koloni bakteri yang memiliki pertumbuhan yang cukup signifikan yaitu Sb-2 dengan jenis gram negatif bentuk kokus, Sb-6 jenis gram positif bentuk basil, Sb-4b jenis gram positif bentuk basil, dan Sb-7 jenis gram negatif bentuk kokus. Keempat koloni dapat menunjukkan pertumbuhan sel sebanyak 1,59×10 CFU/mL, 4,20×10 7 6 CFU/mL. Hal ini didukung dengan persen removal penurunan kadar COD pada sampel Sb-2 yang cukup tinggi yaitu sebesar 83% serta sampel Sb-6 sebesar 79%, dan persen removal penurunan kadar warna yang tertinggi yaitu terdapat pada sampel bakteri Sb-6 yakni sebesar 65%. 6 CFU/mL, 4,69×10 CFU/mL, dan 5,98×10 6
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37595
    Collections
    • Environmental Engineering [1832]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV