• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Nilai-Nilai Profetik Dalam Konsep Pendidikan Kiai Sahal Mahfudh

    Thumbnail
    View/Open
    17913033.pdf (3.082Mb)
    Date
    2021-11-16
    Author
    MOHAMMAD KHOTIBUL UMAM
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam konteks dunia modern, perjalanan pendidikan Islam di Indonesia tampaknya belum mampu menciptakan iklim akademis yang memadai. Sejumlah persoalan yang menjadi bukti diantaranya adalah; agama dalam proses pendidikan masih diajarkan secara normatif tekstual dan cenderung steril dari konteks realitas. Sebagai implikasinya secara kultural pendidikan Islam semakin jauh dari aktivitas pemberdayaan masyarakat yang mengarah pada cita-cita humanisasi, liberasi, dan transendensi yang bersifat profetik. Maka dalam kaitan inilah konsepsi pendidikan Kiai Sahal selalu aktual dan relevan untuk dikaji. Kontribusinya terasa penting, khususnya dalam diskursus pengembangan pendidikan profetik. Oleh karena itu, pengkajian dan pmbahasan dalam studi penelitian ini difokuskan pada pertanyaan tentang; ‘bagaimana nilai-nilai profetik dalam konsep pendidikan Kiai Sahal?’ Penelitian ini merupakan produk penelitian kualitatif yang bercorak studi kepustakaan (library research). Dalam studi ini, pendekatan yang digunakan ialah pendekatan historis-filosofis. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, sehingga data tersebut diseleksi dan diklasifikasi ke dalam dua kategori sumber, yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Selanjutnya guna memudahkan pembacaan terhadap data teks, maka teknik analisis yang digunakan dalam studi penelitian ini adalah melalui teknik kajian isi ‘content analysis’. Dari hasil penelitian, studi ini menemukan bahwa konsep pedidikan Kiai Sahal memiliki keberpihakan pada proses pemberdayaan masarakat dalam rangka pemanusiaan, pembebasan, dan penyadaran keilahian. Karena itu, dapat dikatakan bahwa konsep pendidikan yang digagas Kiai Sahal pada dasarnya tidak lepas dari prinsip humanisasi, liberasi, dan transendensi yang menjadi prinsip sentral dalam diskursus pendidikan profetik. Menurut Kiai Sahal, humanisasi berarti pendidikan sebagai proses pemanusiaan. Karena itu, seluruh tahapan yang ada dalam praktik pendidikan harus didasarkan pada pmahaman teologis-filosofis terhadap eksistensi manusia sebagai makhluk utuh, humanistik dan komprehensif. Sedangkan liberasi mengandung makna bahwa pendidikan harus mampu membebaskan manusia dari berbagai pengaruh yang dapat merendahkan martabat manusia, serta memberikan pencerahan kepada masyarakat dengan berbagai wawasan dan kesadaran sehingga masing-masing dapat memahami hak dan kewajibannya. Selanjutnya transendensi dalam pandangan Kiai Sahal mengandung makna bahwa pendidikan ialah sebagai proses meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Karena itu, pendidikan mestinya menempatkan unsur teologi (tauhid) dan religiusitas pada posisi subtansial dalam setiap aktivitas pembelajaran.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37561
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV