• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Obat Tradisional Yang Mengandung Bahan Kimia Obat Keras (Studi di Kota Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    08410167 Puspita Laxmi K.pdf (1.049Mb)
    Bab 1-4.pdf (1.298Mb)
    Date
    2012
    Author
    Puspita Laxmi Kandita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini merupakan tipologi penelitian hukum empiris yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumen yang dirugikan atas peredaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat keras; apa saja kendala-kendala yang dihadapi BBPOM di Yogyakarta dalam menjalankan peran dan fungsinya menangani obat tradisional berbahan kimia obat keras yang beredar luas di Yogyakarta serta penyelesaian hukum apakah yang dapat ditempuh oleh konsumen untuk menuntut ganti kerugian kepada pelaku usaha obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat keras yang merugikan konsumen yang bersangkutan. Data penelitian dikumpulkan dengan cara wawancara, penyebaran angket dan studi dokumen/kepustakaan. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan perundang-undangan. Analisis data dilakukan secara yuridis, yaitu data yang diperoleh disajikan secara deskriptif dan dianalisa berdasarkan hukum positif. Hasil studi ini menunjukkan bahwa tanggung jawab yang berlaku bagi pelaku usaha terhadap konsumen yang dirugikan atas peredaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat keras didasarkan pada prinsip tanggung jawab produk (product liability); masih adanya beberapa kendala yang dialami oleh BBPOM di Yogyakarta dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya; serta penyelesaian hukum yang dapat ditempuh oleh konsumen adalah dengan melalui jalur pengadilan (litigasi) maupun melalui jalur luar pengadilan (non-litigasi). Penelitian ini merekomendasikan harus adanya itikad baik dari pelaku usaha obat tradisional; masyarakat harus memahami hak-hak dan kewajibannya sebagai konsumen; perlu diadakannya pendidikan konsumen bagi masyarakat; serta perlu adanya peningkatan pengawasan oleh Pemerintah Yogyakarta dan berbagai instansi terkait atas beredarnya obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat keras di Yogyakarta. Kata kunci: perlindungan hukum, obat tradisional, bahan kimia obat keras.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37497
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV