• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Coping Stress Penderita Post Traumatic Stress Disorder (Studi Pada Korban Letusan Gunung Merapi)

    Thumbnail
    Date
    2012
    Author
    Arzia Purita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemicu munculnya PTSD dan respon coping yang digunakan, mengetahui latar belakang mengapa coping tersebut digunakan dan dampak lanjutan dari perilau coping yang dipilih. Pada penelitian ini, peneliti melakukan wawancara dengan dua orang subjek penderita PTSD. Wawancara dilakukan secara terstruktur dan menggunakan petunjuk umum wawancara. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan sistem organisasi data secara sistematis, koding dan analisis, pengujian terhadap dugaan, strategi analisis, interpretasi. Hasil wawancara dilapangan menunjukkan bahwa individu-individu tersebut mengalami berbagai macam gangguan pasca mengalami peristiwa traumatis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa kedua subjek penelitian mengalami pertentangan antara deal self dan real self ketika menghadapi peristiwa letusan Merapi. Status sebagai petugas kesehatan dan tokoh masyarakat memberikan pengaruh yang besar terhadap perilaku subjek ketika mengalami peristiwa tersebut. Pada subjek pertama Pertentangan antara deal self dan real self ini membuat diri subjek menjadi pribadi yang lebih religius dan mendekatkan diri kepada Tuhan, subjek menjadi lebih percaya akan kebesaranNYA dan pasrah terhadap apa yang akan terjadi. Selain itu subjek menjadi lebih mudah cemas dan waspada terhadap perubahan alam yang ada di sekitarnya. Sedangkan pada subjek kedua terlihat bahwa subjek kedua memilih untuk menceritakan tekanan tersebut kepada orang lain dengan tujuan agar dirinya menjadi lebih lega. Selain menceritakan masalahnya kepada orang lain subjek menjadi percaya terhadap adanya Tuhan dan menjadi rajin beribadah. Pengalaman yang telah subjek alami menjadi sebuah pelajaran yang berharga dan membuat diri subjek menjadi lebih waspada terhadap kemungkinan peristiwa tersebut terulang kembali. Kata Kunci : Coping Stress, PTSD
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37463
    Collections
    • Psychology [2579]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV