• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemikiran Al-Mawardi Tentang Negara Kesejahteraan Dan Relevansinya Pada Era Reformasi Di Indonesia Tahun 1998-2018

    Thumbnail
    View/Open
    14923006.pdf (3.664Mb)
    Date
    2021-10-14
    Author
    MUSTAFA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Negara Kesejahteraan merupakan suatu negara yang membahas prinsip keseimbangan moralitas dunia dan moralitas agama. Sehingga penelitian ini menggunakan pendekatan normatif, historis, dan sosiologis, karena erat kaitanya dengan pemikiran Al-Mawardi tentang negara kesejahteraan dengan era reformasi di Indonesia tahun 1998-2018 adalah sebagai berikut: Pertama, aspek Religion, Al-Mawardi menjadikan agama sebagai ideologi bernegara, sedangkan negara Indonesia menggunakan ideologi yang dikenal dengan Pancasila. Kedua, aspek Good Governance. Gagasan Al Mawardi dan apa yang diterapkan di Indonesia pada prinsipnya sama, Indonesia menerapkan perlunya sistem pemerintah yang profesional, dalam hal upaya untuk memenuhi kebutuhan warga Negara; Ketiga, aspek Justice, Al Mawardi sangat menjunjung tinggi adanya keadilan dalam suatu negara, Indonesia juga demikian. Negara Indonesia adalah negara hukum (rechtsstaat), sesuai bunyi Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Semua warga negara diperlakukan sama dihadapan hukum (equality before the law); Keempat, aspek National Security, berkaitan dengan ini Al Mawardi mengharapkan keamanan negara yang dapat memberikan kedamaian batin (inner peace) kepada rakyat, dan pada akhirnya mendorong rakyat berinisiatif dan kreatif dalam membangun negara. Indonesia juga memiliki keinginan untuk membangun bangsa. Bangsa Indonesia selalu mengupayakan keamanan negara yang juga menciptakan rasa aman untuk warga negara; Kelima, aspek Economic Prosperity. Al Mawardi memandang kemakmuran bisa membangkitkan semangat manusia untuk meningkatkan etos kerja, membentuk berbagai asosiasi sosial antar kelas sosial, mengurangi tingkat ketegangan sosial, mencegah konflik dan permusuhan, menciptakan kemajuan di segala bidang, dan membangun keharmonisan dan kerjasama sosial. Di Indonesia tren kemiskinan sejak era reformasi tahun 1998-2018 semakin menurun, ini membuktikan bahwasannya, Negara Indonesia juga sangat memperhatikan perekonomian masyarakatnya. Keenam, The Nation’s Vision. Al-Mawardi menekankan pentingnya semangat kewiraswastaan dan motivasi prestasi dalam ekonomi untuk kemajuan masa depan. Saat ini Indonesia sangat gencar dilakukan penguatan UMKM dan kewirausahaan. Ini sejalan dengan gagasan-gagasan Al-Mawardi berkenaan dengan The Nation’s Vision.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37323
    Collections
    • Doctor of Islamic Law [51]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV