• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Redesign Stadion Batoro Katong Ponorogo Dengan Pendekatan Ekspresi Struktur Sebagai Identitas Kota

    Thumbnail
    View/Open
    17512077.pdf (16.24Mb)
    Date
    2021-12-18
    Author
    ADELIANO CAESHYA SULTHAN S
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Stadion merupakan sebuah bangunan dengan skala besar yang mewadahi kegiatan olahraga dan mampu menampung ribuan orang didalamnya. Keberadaan stadion dalam suatu kota menjadi keharusan karena di tempat inilah pusat kegiatan olahraga berada, Stadion juga dapat menjadi suatu ciri khas dan dapat membawa nama baik daerah tersebut. Stadion Batoro Katong merupakan stadion utama Kabupaten Ponorogo yang kondisinya memprihatinkan, mulai dari kondisi lapangan yang buruk , lalu lantai dan tembok tribun yang retak retak pecah, dinding kusam dan berjamur lantaran bocornya atap tribun, juga tiang bangunan yang retak dan beresiko mengalami pengeroposan. kondisi ini jelas mengurangi kenyamanan bahkan berbahaya apabila kapasitas pengguna tribun sedang padat. Dari berita koran Jawa Pos menyebutkan bahwa Stadion Batoro Katong ini merupakan stadion terjelek se-Jawa Timur, hal ini dikatakan langsung oleh manajer PERSEPON Seto Adi Mustiko. Tak hanya stadion, Klub sepakbola PERSEPON juga terbengkalai, padahal iklim sepak bola di Ponorogo lumayan baik, hal ini dikarenakan fasilitas yang kurang mendukung Semenjak dibangunnya Jalan Suromenggolo yang berada di sebelah stadion, aktifitas olahraga jogging di Ponorogo semakin meningkat, setiap paginya jalan ini selalu ramai oleh masyarakat yang sedang berolahraga, secara tidak langsung jalan ini menjadi fasilitas olahraga, hal ini menunjukkan bahwa dengan tersedianya fasilitas olahraga dapat meningkatkan minat berolahraga sehingga tingkat kesehatan masyarakat meningkat, namun jalanan ini tidak nyaman untuk berolahraga karena banyak polusi dan tidak aman karena rawan tertabrak kendaraan bermotor Ponorogo merupakan kabupaten yang terkenal akan kesenian dan budayanya, salah satunya adalah Reog Ponorogo yang merupakan salah satu seni budaya Indonesia yang diakui sebagai warisan budaya UNESCO. Sebagai kota dengan budaya yang kental, bangunan di Ponorogo masih minim memasukkan unsur budaya dan sudah sepantasnya Ponorogo memiliki bangunan dengan identitas budayanya. Budaya yang kental perlu ekspresi yang dalam untuk merepresentasikannya, menurut Sverre Fehn, imajinasi manusia terhadap simbolisme struktur ekspos sangatlah dalam, Maka dari itu Studio Akhir Desain Arsitektur ini mengangkat tema Redesign Stadion Batoro Katong Ponorogo Dengan Pendekatan Ekspresi Struktur Sebagai Identitas Kota dengan harapan meningkatkan perkembangan sepak bola Di Ponorogo serta agar warga yang berolahraga dapat terfasilitasi dengan baik sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat juga meningkatkan kualitas tampilan kota yang juga berfungsi sebagai bentuk identitas kota
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37172
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV