• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra Rancangan Pabrik Kimia Asam Nitrat Dari Amonia Dan Udara Dengan Proses Ostwald Dengan Kapasitas 50.000 Ton/Tahun

    Thumbnail
    View/Open
    17521030 Bayu Setiawan dan 17521090 Tri Jati Pamungkas.pdf (3.763Mb)
    Date
    2021-10
    Author
    BAYU SETIAWAN
    TRI JATI PAMUNGKAS
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Asam nitrat (HNO3) merupakan salah satu asam kuat yang banyak digunakan dalam industri pupuk sebagai bahan baku utama dalam pembuatan kalsium nitrat dan kalsium amonium nitrat. Di samping itu, asam nitrat juga banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan nitrobenzena, dinitrotoluena asam adipat dan nitroklorobenzena. Saat ini, belum banyak pabrik di Indonesia yang memproduksi asam nitrat sehingga Indonesia masih bergantung pada impor. Kebutuhan akan asam nitrat mengalami peningkatan dari tahun ke tahun menjadikan perancangan pabrik asam nitrat ini perlu dilakukan sehingga terjadi penambahan produksi. Pabrik asam nitrat ini direncanakan akan dibangun di Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan kapasitas produksi 50.000 ton/tahun yang beroperasi selama 330 hari dengan total 157 karyawan serta dibangun di atas lahan seluas 40.150 m 2 . Proses pembuatan asam nitrat dilakukan dengan proses Ostwald menggunakan bahan baku amonia dan udara di dalam reaktor fixed bed multitube dengan katalis Platinum-Rhodium yang beroperasi pada suhu 900 C dan tekanan 9,8 atm untuk membentuk gas NO. Gas NO yang terbentuk kemudian dioksidasi menjadi gas NO2. Gas NO2 yang tebentuk akan diserap sekaligus direaksikan dengan air menggunakan kolom absorber sehingga terbentuk asam nitrat. Untuk mencapai kapasitas produksi 50.000 ton/tahun dibutuhkan bahan baku amonia sebesar 11.813,019 ton/tahun dan udara sebesar 180.310,907 ton/tahun. Utilitas yang dibutuhkan yaitu air sebesar 1.233.305,431 ton/tahun yang diperoleh dari sungai Bengawan Solo serta kebutuhan listrik sebesar 900,233 kWh yang diperoleh dari PLN. Pabrik ini memerlukan modal tetap sebesar Rp. 273.186.984.696 dan modal kerja sebesar Rp. 424.575.167.242. Pabrik asam nitrat ini memiliki tingkat risiko tinggi (high risk) yang dianalisis dari kondisi operasi pabrik, kemudahan dalam mendapatkan bahan baku, serta sifat fisis maupun kimia dari bahan baku itu sendiri. Hasil analisa ekonomi menunjukkan pabrik ini menghasilkan keuntungan setelah pajak sebesar Rp. 131.560.598.679 dengan Return On Investment (ROI) setelah pajak sebesar 48,16%, Pay Out Time (POT) setelah pajak 1,8 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 42,02%, Shut Down Point (SDP) sebesar 32,99% dan Discaunted Cash Flow Return (DCFR) sebesar 21,22%. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi ini, dapat disimpulkan bahwa pabrik asam nitrat secara ekonomi layak untuk didirikan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/36827
    Collections
    • Chemical Engineering [1336]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV