• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efek Antihelmintik Minyak Jintan Hitam (Nigella sativa) Terhadap Cacing Tambang Anjing Secara In Vitro

    Thumbnail
    View/Open
    Pages from 08711222 Miftahul Anwar.pdf (133.8Kb)
    Date
    2012
    Author
    Miftahul Anwar
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang : Infeksi cacing menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Salah satunya disebabkan oleh cacing tambang, yang penyebarannya melalui tanah. Prevalensi infeksi cacing tambang di Indonesia terbilang cukup tinggi. Infeksi cacing ini dapat mengakibatkan penurunan kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktivitas penderita sehingga menyebabkan kerugian. Pengobatan yang dikenal saat ini menggunakan obat-obat konvensional, namun masyarakat masih menghadapi kesulitan untuk mendapatkan pelayanan pengobatan yang memadai terutama daerah terpencil. Oleh karena itu perlu dikaji mengenai obat-obatan alternatif menggunakan tanaman tradisional untuk menjawab kesulitan tersebut. Indonesia memiliki berbagai macam tanaman tradisional yang bisa digunakan sebagai obat alternatif infeksi cacing, salah satu diantaranya adalah biji jintan hitam (Nigella sativa). Tujuan Penelitian : Penelitian ini memiliki tujuan yaitu, pertama untuk mengetahui apakah minyak jintan hitam (Nigella sativa) memiliki daya antihelmintik terhadap cacing tambang anjing, kedua untuk mengetahui LD 50 dan LD 90 minyak jintan hitam (Nigella sativa) sebagai antihelmintik, ketiga untuk mengetahui LT 50 dan LT 90 minyak jintan hitam (Nigella sativa) pada berbagai variasi konsentrasi (50%, 25%, 12,5%, dan 6,25%). Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan 6 kelompok perlakuan. Empat kelompok perlakuan minyak jintan hitam (Nigella sativa) dengan konsentrasi 50%, 25%, 12,5%,dan 6,25%, satu kelompok kontrol positif pirantel pamoat 0,236% dan satu kelompok kontrol negatif larutan NaCl 0,9%. Jangka waktu pengamatan ditentukan dari hasil uji pendahuluan untuk mengetahui lama hidup cacing tambang anjing dalam larutan NaCl 0,9% dilanjutkan uji utama dengan 5 kali replikasi dalam masing-masing konsentrasi larutan. Data yang diperoleh dimasukkan dalam tabel dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis Kruskal Wallis, dilanjutkan dengan Mann Whitney Test dan Analisis Probit. Hasil : Hasil pengamatan menunjukan bahwa minyak jintan hitam memiliki daya antihelmintik terhadap cacing tambang anjing. LD50 dan LD90 dari minyak jintan hitam masing-masing adalah 21,7% dan 58,2%. LT50 dari konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, dan 50% berturut-turut adalah 371,98 menit, 349,28 menit, 239,42 menit, dan 123,62 menit. Untuk LT90 dari konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, dan 50% berturut-turut adalah 608,84 menit, 504,81 menit, 353,46 menit, dan 241,95 menit. Kata Kunci : Daya antihelmintik, Nigella sativa, cacing tambang anjing, in Vitro.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35759
    Collections
    • Medical Education [2955]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV