• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Usia Dengan Angka Leukosit Pada Apendisitis Akut Di RSUD Kartini Jepara Periode Januari 2009-Desember 2009

    Thumbnail
    View/Open
    Pages from 08711105 Ali Rohmad.pdf (127.7Kb)
    Date
    2012
    Author
    Ali Rohmad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    HUBUNGAN USIA DENGAN ANGKA LEUKOSIT PADA APENDISITIS AKUT DI RSUD KARTINI JEPARA PERIODE JANUARI 2009-DESEMBER 2009 Latar belakang : Apendisitis merupakan suatu peradangan lapisan bagian dalam dari apendiks vermoformis yang tersebar ke bagian lainnya. Tidak ada tanda tunggal, gejala, atau diagnosis secara akurat untuk mengkonfirmasi diagnosis peradangan appendical pada semua kasus. Sedangkan, riwayat klasik anoreksia dan nyeri periumbilikalis diikuti oleh mual, kuadran kanan bawah nyeri, dan muntah terjadi pada hanya 50% dari kasus. Di Amerika Serikat, 250.000 kasus dilaporkan setiap tahunnya sedangkan di Indonesia pada tahun 2006 menempati urutan ke empat sebanyak 28.949 pasien rawat inap di Jakarta. Sekitar 10% pasien apendsitis berusia kurang dari 10 tahun dan usia lebih dari 50 tahun. Pada usia lanjut, apendisitis hadir dalam menifestasi klinis yang berbeda dibandingkan pasien muda, umumnya terjadi respon inflamasi yang dapat menunjukan penurunan gejala dan tanda, penurunan leukositosis dibandingkan dengan kelompok muda, sehingga perforasi pada usia lanjut dilaporkan meningkat sebesar 70% dari semua kasus. Tujuan : Penelitian ini mempunyai tujuan untuk diketahuinya hubungan antara tingkat usia dengan kadar leukosit pada penderita apendisitis akut di RSUD Kartini Jepara Periode Januari 2009-Desember 2009 Metode : Metode penelitian ini adalah penelitian observasional, retropektif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel penelitian diambil dari populasi semua penderita apendisitis akut yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh dari rekam medis pasien apendisitis akut di RSUD Kartini Jepara periode Januari 2009- Desember 2009. Hasil dan Pembahasan : didapatkan sampel sebanyak 99 pasien, selanjutnya didapatkan sampel sebanyak 65 pasien sesuai dengan kriteria inklusi. Dari 65 pasien didapatkan 3 kelompok usia yaitu anak-anak (5-18th) sebanyak 15 pasien, dewasa (18-45th) 39 pasien, tua (>45th) 11 pasien. Dengan menggunakan pengujian hipotesis, yaitu uji Kolmogornov-Smirnov diperoleh hasil yaitu pada pasien apendisitis akut, tidak terdapat peredaan antara usia dengan angka leukosit pada apendisitis akut (P> 0.005). Simpulan : Pada penelitian ini didapatkan dominasi laki-laki yang menderita apendisitis akut dan terjadi leukositosis pada 51 pasien dan leukosit normal 24 pasien. Hasil penelitian mematahkan dari hipoteisis oleh peneliti karena tidak terdapat perbedaan antara usia dengan angka leukosit pada pasien apendisitis akut. Kata kunci : Apendisitis,apendisitis akut, usia, leukosit
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/35712
    Collections
    • Medical Education [2955]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV