• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Fasilitas Apresiasi Batik Tradisional di Kawasan Kraton Jogjakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (58.37Kb)
    02 preliminari.pdf (139.6Kb)
    03 daftar isi.pdf (226.7Kb)
    04 abstract.pdf (97.81Kb)
    05.1 bab 1.pdf (515.9Kb)
    05.2 bab 2.pdf (377.0Kb)
    05.3 bab 3.pdf (2.167Mb)
    05.4 bab 4.pdf (467.3Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (80.11Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (725.9Kb)
    Date
    2002
    Author
    Astutie, Rini
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fenomena pada masa modern ini menunjukkan bahwa benda warisan budaya mulai menghilang seperti kerajinan batik tradisional yang indentik dengan budaya Jawa. Salah satu pengrajin batik di Indonesia adalah kota Jogjakarta. Adanya upaya untuk melestarikan batik tradisional telah banyak dilakukan, namun apresiasi masyarakat terhadap batik tradisional mengalami penurunan. Untuk melestarikan batik tradisional tersebut diperlukan fasilitas yang mewadahinya dan bangunan berciri khas tradisional. Adapun lokasi berada di kawasan Kraton Jogjakarta. Lokasi di kawasan Kraton yang merupakan kawasan Cagar Budaya maka bangunan mengacu pada bangunan tradisional yang berada di kawasan tersebut dengan metode preseden arsitektur. Upaya menciptakan daya dukung terhadap FABT tidak lepas dari tinjauan terhadap batik, bangunan arsitektur tradisional Jogjakarta, kondisi eksisting fisik site. Pada penampilan bangunan yang mempresedeni dari bangunan tradisonal Jogjakarta yang terdapat di kawasan kraton Jogjakarta sebagai upaya dalam pelestarian batik tradisional dan arsitektur tradisional Jogjakarta. Perencanaan bangunan mempertimbangkan potensi-potensi fisik eksisting pada kawasan melalui metode preseden arsitektur. Langkah dari metode ini meliputi: Tata Massa Bangunan, Sirkulasi, Fasad, Simetri dan Keseimbangan, Geometri, perulangan Unik, Pola-pola konfigurasi dan Gerak Maju yang dipadukan dengan bangunan obyek preseden yang terpilih untuk mendapatkan esensi-esensi arsitektur bangunan tradisional Jogjakarta. Konsep pada perencanaan Fasilitas Apresiasi Batik Tradisional mempertimbangkan fungsi dari pelestarian batik tradisional yang meliputi ruang untuk pameran baik tetap maupun temporer, ruang-ruang apresiasi yaitu ruang yang mewadahi langkah-langkah pembatikan tradisional, ruang pelatihan batik, ruang peragaan busana dan ruang penunjang. Konsep tata letak bangunan pada site ditentukan dengan letak edar mintakat dan kondisi-kondisi khusus sekitar site serta esensi preseden arsitektur terpilih yang meliputi komposisi massa, sirkulasi, fasad, simetri, geometri, pola-pola konfigurasi, perulangan unik, dan gerak maju untuk memberikan kesan tradisional pada bangunan Fasilitas Apresiasi Batik Tradisional.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/3491
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV