• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Strategi Mitigasi Risiko Pada Scm Pertanian Organik

    Thumbnail
    View/Open
    18916003 Anindita Rahmalia P.pdf (4.075Mb)
    Date
    2021-06-16
    Author
    ANINDITA RAHMALIA PUTRI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Supply Chain Management (SCM) pada sektor pertanian berbeda dengan SCM pada sektor manufaktur karena sektor pertanian lebih bersifat dinamis. Setiap bagian pada SCM pertanian memiliki risiko dan cara menangani yang berbeda. Sehingga pengelolaan risiko melalui manajemen risiko yang tepat harus dilaksanakan untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko-risiko yang muncul di SCM pertanian organik dan untuk mengetahui jumlah agen risiko pada setiap bagian dari SCM pertanian organik yang menjadi prioritas penanganan berdasarkan indikator kinerja berkelanjutan yang dihasilkan serta untuk mengusulkan perancangan strategi mitigasi risiko yang tepat pada indikator kinerja bagi SCM berkelanjutan pertanian organik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode House of Risk. Metode ini diawali dengan penyusunan Key Performance Indicator (KPI) bekelanjutan pada SCM Pertanian Organik kemudian dilanjutkan dengan penyeleksian Key Performance Indicator berkelanjutan menggunakan metode skala likert yang kemudian dilanjutkan dengan pembobotan prioritas strategi mitigasi risiko pada setiap bagian dari SCM pertanian organik. Adapun pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan serangkaian wawancara secara mendalam dan pengisian kuesioner kepada para responden yang ada pada SCM pertanian organik ini. Pada penelitian ini, SCM pertanian organik berada di daerah Sleman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada supplier pertanian organik terdapat 17 risk event dan 39 risk agent serta 11 mitigasi risiko dominan. Adapun sumber risiko terbesar diakibatkan oleh faktor ekonomi. Pada maufaktur pertanian organik terdapat 21 risk event dan 35 risk agent serta 5 mitigasi risiko dominan. Adapun sumber risiko terbesar diakibatkan oleh faktor lingkungan. Sedangkan pada distributor pertanian organik terdapat 13 risk event dan 34 risk agent serta 6 mitigasi risiko dominan. Adapun sumber risiko terbesar berkaitan dengan faktor lingkungan. Berdasarkan penelitian ini, metode yang telah dilakukan peneliti dapat dijadikan alternatif pilihan untuk merancang strategi mitigasi tidak hanya pada sektor pertanian organik namun dapat diterapkan juga pada sektor lainnya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/34483
    Collections
    • Master of Industrial Engineering [242]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV