• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Produktivitas Pekerjaan Pemasangan Keramik Pada Daerah Luas Dan Sempit Dengan Mpdm

    Thumbnail
    View/Open
    15511045 Gabriel Wahyu Abdullah.pdf (4.535Mb)
    Date
    2021-07-02
    Author
    GABRIEL WAHYU ABDULLAH
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam mengukur kinerja tukang adalah produktivitas. Produktivitas tenaga kerja inilah yang menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar perbandingan produktivitas keseluruhan (aktual) dengan produktivitas ideal pekerjaan pemasangan keramik pada daerah luas dan daerah sempit serta mengetahui besar perbandingan produktivitas tersebut dengan produktivitas standar yang terdapat dalam Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Penelitian dilakukan pada pembangunan Gedung Setda Sleman (Kantor Bupati) dengan cara pengamatan di lapangan menggunakan video camera dan wawancara. Metode yang digunakan untuk menghitung produktivitas adalah MPDM (Method Productivity Delay Model), sedangkan perhitungan produktivitas standar menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Persentase perbandingan rata-rata produktivitas keseluruhan dan ideal 3 tukang pada daerah luas sebesar 60,386% dan pada daerah sempit sebesar 50,457%. Persentase perbandingan rata-rata produktivitas AHSP dan produktivitas keseluruhan 3 tukang pada daerah luas sebesar 14,621% dan pada daerah sempit sebesar 33,870%. Persentase perbandingan rata-rata produktivitas AHSP dan produktivitas ideal 3 tukang pada daerah luas sebesar 7,288% dan pada daerah sempit sebesar 15,353%. Hasil penelitian ini menunjukkan perbandingan produktivitas keseluruhan, dan produktivitas ideal lebih baik dibandingkan dengan produktivitas standar menurut Peraturan Walikota Yogyakarta No, 67 tahun 2017. Selain itu, penelitian ini mendapati bahwa penundaan dominan yang terjadi di lapangan adalah penundaan faktor tenaga kerja dan manajemen. Total penundaan faktor tenaga kerja sebanyak 69 unit penundaan hanya selisih 2 unit dari penundaan faktor manajemen yang berjumlah 67.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/34438
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV