• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Praktik Manajemen Keuangan Masjid Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Umat Di Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    14913021 Rizqi Anfanni Fahmi.pdf (12.01Mb)
    Date
    2016
    Author
    Rizqi Anfanni Fahmi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Masjid memiliki banyak fungsi dan untuk mewujudkan fungsi-fungsi tersebut seutuhnya, diperlukan manajemen masjid yang profesional, termasuk dalam hal manajemen keuangan. Banyak dana masjid menganggur di sisi lain masih banyak jamaah yang hidup dalam kesulitan ekonomi. Hal ini menandakan belum maksimalnya manajemen keuangan di masjid. Seharusnya dana masjid tersebut dapat dialokasikan untuk program ekonomi produktif, salah satunya adalah dengan pemberdayaan ekonomi jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik manajemen keuangan masjid di Kota Yogyakarta dan untuk memaparkan penerapan pemberdayaan ekonomi umat di masjid-masjid tersebut. Penelitian dilakukan pada 180 masjid yang ada di Kota Yogyakarta dengan menggunakan area sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif. Sementara untuk teknis analisisnya menggunakan analisis statistik deskriptif serta menggunakan teknik analisis data yang disampaikan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan aspek perencanaan anggaran masih belum baik karena masjid yang memiliki rencana anggaran masih di bawah 50%. Untuk aspek pengelolaan dana, masjid-masjid di Kota Yogyakarta masih bergantung pada infak jumat untuk pemasukannya, sedangkan untuk penggunaan dana masih didominasi pembangunan dan perawatan fisik masjid, operasional, dan kegiatan dakwah. Hanya ada 27 masjid yang mengalokasikan dananya untuk pemberdayaan ekonomi, padahal dana masjid menganggur mencapai Rp 7.659.682.911,00. Sedangkan untuk aspek pengendalian keuangan, pencatatan dan pelaporan sudah dilakukan dengan baik, walaupun untuk kontrol anggaran masih minim. Penerapan pemberdayaan ekonomi jamaah, secara umum dilakukan dengan proses merancang program, pembentukan institusi pelaksana, mencari sumber dana, seleksi jamaah, lalu pemberian daya yang diselingi dengan sesekali pendampingan. Kelemahan paling menonjol adalah pada aspek pengkapasitasan dan juga pendampingan jamaah. Kata Kunci: Masjid, Manajemen Keuangan Masjid, Pemberdayaan Ekonomi
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/33285
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV