• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Tingkat Kebutuhan Terhadap Perilaku Berutang Perspektif Maqaṣid Syari’ah (Studi Kasus Pegawai Kantor Kementerian Agama Kab. HSS Kandangan, Kalimantan Selatan)

    Thumbnail
    View/Open
    14913013 Muhammad Qamaruddin.pdf (16.90Mb)
    Date
    2017
    Author
    Muhammad Qamaruddin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam ekonomi Islam, tingkatan kebutuhan terbagi menjadi tiga, yaitu ḍaruriyyah, ḥajiyyah, dan taḥsiniyyah. Kebutuhan ḍaruriyyah adalah nafkah-nafkah pokok bagi manusia yang tanpa kebutuhan ini, kehidupan manusia tidak akan berlangsung. Kebutuhan ḥajiyyah adalah kebutuhan manusia untuk memudahkan kehidupan, agar terhindar dari kesulitan. Kebutuhan taḥsiniyyah adalah kebutuhan yang dapat menciptakan kebaikan dan kesejahteraan dalam kehidupan manusia. Ketiga kebutuhan ini berkaitan erat dengan terwujudnya lima tujuan syara’ yaitu memelihara agama, memelihara jiwa, memelihara akal, memelihara keturunan, dan memelihara harta. Adapun perilaku berutang adalah tanggapan atau reaksi seseorang terhadap kegiatan pinjam meminjam (utang piutang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkatan kebutuhan mempengaruhi perilaku berutang pada pegawai Kantor Kemenag Kab. HSS, Kandangan, Kalsel. Hasil dari analisis kuantitatif akan dilanjutkan dengan analisis kualitatif untuk membuktikan, memperdalam, dan memperluas data kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode angket, observasi, dan wawancara mendalam. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah pendekatan kuantitatif dan regresi linear berganda, serta pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Selain itu, teknik ini juga digunakan untuk mengetahui variabel tingkat kebutuhan (ḍaruriyyah, ḥajiyyah, dan taḥsiniyyah) yang paling berpengaruh terhadap perilaku berutang. Hasil dari analisis data kuantitatif ini dilanjutkan pada analisis kualitatif. Analisis ini digunakan untuk mengungkapkan perbandingan antara data kuantitatif dengan data kualitatif, apakah benar-benar berperan membuktikan, memperdalam, memperluas, atau justru memperlemah dan menggugurkan data kuantitatif Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa: 1) Hasil uji f (serentak) menunjukkan bahwa tingkatan kebutuhan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku berutang. Pada hasil dari uji t (parsial) menunjukkan bahwa hanya kebutuhan ḍaruriyyah dan taḥsiniyyah yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku berutang. Dari nilai r square/koefisien determinasi menunjukkan bahwa dari variabel tingkatan kebutuhan mampu menjelaskan perubahan atas perilaku berutang sebanyak 54,4%. 2) Kebutuhan menjadi kebutuhan paling mendasar dan mutlak ada bagi pegawai Kantor Kemenag Kab. Hulu Sungai Selatan Kandangan. Kebutuhan ḥajiyyah menjadi kebutuhan yang akan dipenuhi jika kebutuhan ḍaruriyyah telah terpenuhi. Kebutuhan taḥsiniyyah menjadi kebutuhan yang sering dihindari, dengan alasan tidak akan mempengaruhi kelangsungan hidup mereka. Bagi mereka, kebutuhan ini berada di bawah kebutuhan yang lain, meskipun mereka tetap memenuhi kebutuhan taḥsiniyyah berdasarkan timbulnya keinginan (nafsu). Perilaku berutang yang ada pada pegawai kantor Kemenag Kab. Hulu Sungai Selatan Kandangan termasuk perilaku berutang yang ideal dan sesuai dengan tuntunan agama Islam. Kata Kunci : tingkatan kebutuhan, kebutuhan Ḍaruriyyah, kebutuhan ḥajiyyah, kebutuhan taḥsiniyyah, perilaku berutang
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/33284
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kerja Non Manajerial Di Hotel Inna Garuda Yogyakarta (Studi Kasus Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kerja Non Manajerial di Hotel Inna Garuda Yogyakarta) 

      Dandun Risatmoko (Universitas Islam Indonesia, 2017)
      Penelitian ini membahas seputar perencanaan SDM yang ada di Hotel Inna Garuda dengan aspek yang dikaji meliputi proses, faktor-faktor, dan hambatan yang ada dalam perencanaan SDM. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan ...
    • Analisis Kebutuhan Dan Arahan Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Di Wilayah Kpy Kabupaten Sleman 

      Taraningrum, Tetty (Universitas Islam Indonesia, 2016-08-11)
      Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY) merupakan gabungan dari sebagian tiga wilayah yang salah satunya adalah Kabupaten Sleman. Wilayah KPY Kabupaten Sleman merupakan kawasan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang berpotensi ...
    • PERAMALAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DAN BEBAN LISTRIK SEKTOR RUMAH TANGGA DI SUMATERA SELATAN DENGAN METODE ANALISIS TIME SERIES : PROYEKSI TREN DAN ANALISIS REGRESI 

      Mart Ibrahim, 12524088 (Universitas Islam Indonesia, 2018-03-07)
      Ketergantungan masyarakat dalam pemakaian listrik pada saat ini sangat tinggi, tidak hanya untuk kebutuhan penerangan, tetapi juga untuk mendukung kegiatan lainnya seperti kegiatan ekenomi. Kecenderungan yang terjadi saat ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV