• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Penerapan Manajemen Konstruksi Dengan Sistem Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Proyek Pengaspalan Jalan, Proyek Pembangunan Saluran Air Limbah & Proyek Pembangunan Rumah Tinggal)

    Thumbnail
    View/Open
    12914021 Erlina Budiarti.pdf (23.83Mb)
    Date
    2017
    Author
    Erlina Budiarti
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada saat ini Pemerintah mulai mengembangkan pelaksanaan proyek konstruksi dengan sistem pemberdayaan masyarakat. Tujuan utama pelibatan masyarakat pada semua tahap pelaksanaan proyek adalah agar proyek pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan hasil pembangunan bersifat berkelanjutan. Maksud penelitian ini adalah untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat dalam manajemen konstruksi berbasis masyarakat, penerapan fungsi manajemen konstruksi berbasis masyarakat dalam aspek mutu, biaya dan waktu serta perbandingan antara penerapan manajemen konstruksi terstandar dan manajemen konstruksi berbasis masyarakat. Data primer yang digunakan adalah data pelaksanaan proyek yang telah dilakukan berupa dokumen perencanaan, pelaksanaan & laporan akhir diperoleh Dinas PU Kabupaten Sleman, keterangan langsung dari pihak-pihak yang terkait dalam Proyek Pengaspalan Jalan, Saluran Air Limbah & Rumah Tinggal di kabupaten sleman, data lapangan proyek yang telah terbangun diperoleh dengan observasi langsung untuk melihat kualitas hasil pekerjaan dan data-data pendukung yang berhubungan dengan penelitian yang diperoleh dengan studi literatur. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh pihak-pihak yang terlibat dalam proyek berbasis masyarakat ada 4 (empat) pihak. Penerapan fungsi manajemen konstruksi pada proyek konstruksi berbasis masyarakat dalam aspek mutu lebih baik dari proyek terstandar. Dalam aspek biaya, proyek jalan aspal lebih mahal 25%, proyek saluran air limbah lebih murah 66,58% dan proyek rumah tinggal lebih murah 72,75%. Dalam aspek waktu, waktu yang dibutuhkan untuk proyek jalan aspal lebih lama 7,96%, proyek saluran air limbah lebih cepat 20% dan proyek rumah tinggal lebih lama 7,14%. Perbandingan yang diperoleh dalam penerapan manajemen proyek terstandar dan berbasis masyarakat adalah rangkaian kegiatan dan pihak yang terlibat, terdapatnya beberapa kendala serta kelebihan yang mendukung pelaksanaan proyek dengan manajemen konstruksi berbasis masyarakat. Rangkaian kegiatan pada pengelolaan pelaksanaan proyek dengan manajemen konstruksi berbasis masyarakat mempunyai kekhasan tersendiri.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/33015
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [219]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • Persepsi Tenaga Kerja terhadap Program Keselamatan Kerja pada Proyek Bangunan Gedung (Studi Kasus di 3 Proyek Konstrnksi : Proyek Perumahan Griya Mahkota, Proyek GOR UII, Proyek Gedung AMP YKPN) 

      Herry Riyanto, 98511253; Toga Asmarantaka, 98511275 (Universitas Islam Indonesia, 2004)
      Persepsi Tenaga Kerja terhadap Program Keselamatan Kerja pada Proyek Bangunan Gedung (Studi Kasus di 3 Proyek Konstrnksi : Proyek Perumahan Griya Mahkota, Proyek GOR UII, Proyek Gedung AMP YKPN). Kegiatan yang melibatkan ...
    • Persepsi Unsur Proyek atas Keterkaitan antara Kerjasama antar Unsur Proyek, Kepuasan Kerja Unsur Proyek dan Metode Pelaksanaan Proyek terhadap Kinerja Pelaksanaan Proyek 

      Akhmad Sukendi, 95310279; Faiz Mushoffa, 95310008 (Universitas Islam Indonesia, 2002)
      Keberhasilan suatu proyek tidak terlepas dari berbagai macam faktor yang dikembangkan oleh semua unsur proyek yang terlibat pada pembangunan proyek tersebut, baik itu pemilik, kontraktor, konsultan, maupun perencana. ...
    • Persepsi Tenaga Kerja terhadap Program Keselamatan Kerja pada Proyek Bangunan Gedung (Studi Kasus Di 3 Proyek Konstruksi: Proyek Perumahan Griya Mahkota, Proyek GOR UII, Proyek Gedung AMP YKPN) 

      Herry Riyanto, 98511253; Toga Asmarantaka, 98511275 (Universitas Islam Indonesia, 2004)
      Kegiatan Yang melibatkan banyak manusia dan peralatan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Fakta memperlihatkan bidang konstruksi saat ini mengandung resiko yang cukup besar terhadap keselamatan tenaga kerja. ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV