• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Terhadap Bakteri Eschericia coli Resisten Antibiotik Ampisilin

    Thumbnail
    View/Open
    10613169 Arya Maulana Jatmiko.pdf (6.090Mb)
    Date
    2016
    Author
    Arya Maulana Jatmiko
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Antibiotik merupakan obat pilihan utama dalam mengatasi penyakit infeksi, terutama yang diakibatkan oleh bakteri. Salah satu bakteri yang diketahui mengalami resistensi terhadap antibiotik adalah Escherichia coli. Bakteri ini merupakan salah satu bakteri penyebab utama infeksi saluran cerna, saluran kemih, dan beberapa infeksi lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak astiri daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap bakteri Escherichia coli resisten antibiotik Ampisilin serta profil komponen penyusunan minyak astiri daun sirih merah berdasarkan analisis Kromatografi Gas-Spektrometri Massa. Hasil identifikasi komponen penyusun minyak atsiri menggunakan analisis Kromatografi Gas-Spektrometri Massa. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi dengan variasi konsentrasi masing-masing minyak atsiri 2,5%, 5%, 10% dan 20%. Pengukuran nilai KHM dilakukan dengan metode dilusi konsentrasi minyak atsiri 5% , 2,5% , 1,25%, 0,625% dan 0,3125%(v/v) dengan pelarut DMSO, dilanjutkan dengan identifikasi komponen Penyusun minyak atsiri dengan KG-SM. Data hasil dianalisis dengan menghitung zona hambat dan identifikasi senyawa dalam minyak atsiri daun sirih merah yang aktif. Minyak atsiri sirih merah menunjukkan aktivitas antibakteri pada konsentrasi 2,5% dengan zona hambat sebesar 5,87 mm sampai konsentrasi 20% sebesar 13,1 mm. Minyak atsiri daun sirih merah memiliki konsentrasi hambat minimum (KHM) pada konsentrasi 1,25% dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) pada konsentrasi 2,5%. Komponen utama yang terdapat pada minyak atsiri daun sirih merah adalah sabinene (65,51%), β-myrcene (23,43%), Pyridinepropanoic acid (6,27%), gamma-Terpinene (0,46%), Linalool (1,43 %), Cyclobutane (0,32 %) ,dan trans-Caryophyllene (0,16 %). Kata kunci : Escherichia coli, antibakteri, diffusi disk, minyak atsiri, sirih merah (Piper crocatum)
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/32476
    Collections
    • Pharmacy [1896]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV