• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan antara Persepsi Keharmonisan Keluarga dengan Intensi Prososial Remaja

    Thumbnail
    Date
    2007
    Author
    03320203 Tyagita Darmala Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Masyarakat Indonesia sejak dulu dikenal sebagai bangsa yang memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi, namun pada kehidupan masyarakat modern saat ini yang tampak adalah perwujudan kepentingan diri sendiri dan rasa individualisme. Hal ini mengakibatkan orang lain tidak lagi peduli pada orang lain sehingga intensi prososial seseorang pun mulai menurun. Permasalahan ini juga terjadi pada remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara persepsi keharmonisan keluarga dengan intensi prosoial remaja. Dugaan awal adalah ada hubungan positif antara persepsi keharmonisan keluarga dengan intensi prososial remaja. Semakin tinggi persepsi keharmonisan keluarga yang dimiliki remaja, maka semakin tinggi intensi prososial yang dimiliki remaja tersebut. Subjek pada penelitian ini adalah siswa-siswi SMAN 2 Kota Bekasi yang berusia 15-18 tahun. Jumlah subjek penelitian adalah 90 orang. Penelitian menggunakan skala intensi prososial dan skala persepsi keharmonisan keluarga. Skala intensi prososial dirancang oleh penulis berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Shaffer (1994). Skala persepsi keharmonisan keluarga dirancang sendiri juga oleh penulis berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Stinnet dan De Frain (Hawari, 1999). Metode analisis menggunakan teknik analisis product moment dari Pearson dengan menggunakan fasilitas SPSS 12.00 for Windows. Hasil analisis menunjukkan rxy2 = 0,512 dengan p = 0,000 (<0,01, hasil penelitian ini menunjukkan korelasi positif yang sangat signifikan antara persepsi keharmonisan keluarga dengan intensi prososial remaja. Semakin tinggi persepsi keharmonisan keluarga, maka semakin tinggi intensi prososial remaja. Sumbangan efektif yang diberikan persepsi keharmonisan keluarga terhadap tingkat intensi prososial sebesar 26,2% Kata kunci : persepsi keharmonisan keluarga, intensi prososial
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/32050
    Collections
    • Psychology [2577]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV