• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Accounting
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Accounting
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Kepemilikan Institusional, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Konservatisme Akuntansi, Pertumbuhan Penjualan dan Leverage terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode 2013-2015)

    Thumbnail
    View/Open
    14312611 Nurhidayah Wulansari.pdf (5.441Mb)
    Date
    2017
    Author
    14312611 Nurhidayah Wulansari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pajak adalah satu salah satu sumber penerimaan negara dengan sistem iuran wajib yang berasal dari subjek pajak dan ditujukan untuk negara. Perusahaan sebagai salah satu subjek pajak yang memberikan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak negara. Pajak bagi perusahaan merupakan beban yang dapat mengurangi laba perusahaan, sedangkan pajak bagi negara merupakan pendapatan yang akan digunakan untuk mendanai penyelenggaraan pemerintahan. Perbedaan kepentingan inilah yang menyebabkan perusahaan melakukan pengelolaan beban pajak, baik secara legal maupun ilegal. Penghindaran pajak merupakan salah satu cara perusahaan dalam mengelola beban pajaknya secara legal. Faktor – Faktor yang dapat mengindikasikan adanya aktivitas penghindaran pajak perusahaan harus dicermati baik oleh investor maupun regulator agar penerimaan negara menjadi lebih optimal. Untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen, komite audit, konservatisme akuntansi, pertumbuhan penjualan dan leverage terhadap penghindaran pajak merupakan tujuan dari penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013 – 2015. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah perusahaan manufaktur yang menjadi sampel sebanyak 36 perusahaan dengan mengeliminasi 3 sampel dikarenakan terdapat outlier. Outlier harus dieliminasi dari sampel penelitian agar mengahasilkan normalitas yang baik.sehingga sampel penelitian ini sebanyak 33 perusahaan. yang dimana terdapat 99 laporan tahunan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Penghindaran pajak pada penelitian ini diukur menggunakan CETR. Hasil penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa komite audit berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, proporsi dewan komisaris independen dan leverage berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak, serta kepemilikan institusional, konservatisme akuntansi dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Kata Kunci: Kepemilikan Institusional, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Konservatisme Akuntansi, Pertumbuhan Penjualan, Leverage, Penghindaran Pajak
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/31603
    Collections
    • Accounting [5011]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV